Sekayu, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin bersama Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) David BJ Siregar menyerahkan bantuan sekaligus meninjau langsung lokasi musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba, tepatnya di Desa Air Balui, Sabtu (26/11/2016).
Dalam kunjungan ini Gubernur juga memberikan bantuan yang disalurkan tersebut berupa 15 Ton beras, paket tanggap darurat, paket siap saji, daging kemasan, bantuan Kelompok Usaha Bersama Ekonomi (KUBE) untuk 15 kelompok sebesar Rp 300 juta, 2 unit motor modifikasi dan bantuan tanggap darurat penyandang disabilitas.
Penyerahan bantuan langsung diberikan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didampingi oleh Kadinsos Provinsi Belman Karmuda kepada Plt Bupati Muba, David BJ Siregar.
“Pemberian bantuan hari ini merupakan wujud kepedulian Pemprop kepada Kabupaten Muba,” ujar Alex.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membuka ruang dialog untuk mendengarkan aspirasi masyarakat mulai dari masalah listrik, air bersih, akses jalan, peningkatkan kesejahteraan petani dengan plasma, pembuatan kanal dan solusi menghindari dampak banjir.
“Untuk permasalahan listrik, PLN sedang membangun Gardu Induk, untuk itu mohon bersabar Insya Allah tahun depan Muba kembali terang dan untuk permasalahan jalan, Pemprov bersama Pemkab telah menganggarkan tahun depan jalan di Kabupaten Muba bagus kembali,” ujar Alex. 
Setelah selesai, Gubernur dan rombongan juga selanjutnya untuk meninjau Banjir di Kecamatan Lais, tepatnya di Desa Petaling Kec. Lais. Di Kecamatan ini sebanyak 904 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Desa Petaling, Kecamatan Lais yang terdampak banjir menerima bantuan dari Gubernur dan bantuan dari Pemkab Muba.
Bantuan yang diberikan di antaranya, selimut 180 buah, seragam sekolah 40 paket, makanan siap saji 150 paket dan tenda keluarga 4 buah. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin saat meninjau lokasi banjir di desa Petaling dan empat ton beras bantuan dari Pemkab Muba.
Alex dalam pertemuan tersebut mengajak masyarakat korban banjir untuk bersabar, sebab pemerintah saat ini sedang berupaya dalam menangani persoalan tersebut.
“Kami hadir di tengah-tengah bapak-ibu hari ini untuk meninjau langsung sekaligus memberikan bantuan, yang terpenting ke depan kita fokuskan bagaimana cara mencegah dan mengatasi bencana tahunan ini. Karena itu, untuk mengatasi ini perlu ada perencanaan jangka pendek, maupun jangka panjang, ” ungkapnya.
“Tetap sabar, kompak, dan tentunya jangan saling menyalahkan. Banjir ini musibah, bukan keinginan kita. Yang penting sekarang mari sama-sama membantu korban banjir,” lanjutnya. (est)











