Dugaan Korupsi KONI, Penyidik Kejati Sumsel Dalam Seminggu Periksa Pengurus Cabor

Minggu, 14 Mei 2023
Penyidik Kejati Sumsel saat melakukan penggeledahan di kantor KONI Sumsel belum lama ini.

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam seminggu terakhir, tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) telah memeriksa beberapa orang saksi atas nama Ketua Panitia Cabor Bridge MT, Ketua Panitia Cabor Karate AA, Technical Delegate Panitia Cabor Sepak Takraw KONI SC, Ketua Panitia Cabor Tenis Lapangan KONI AR, dan Ketua Panitia Cabor Biliar SR SE.

Kelimanya diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KNN) di KONI Sumsel tentang pencairan deposito dan uang hibah Pemprov Sumsel serta pengadaan barang yang bersumber APBD tahun anggaran 2021.

Read More

Plt Penkum Kejati Sumsel Adi Mulyawan, SH, MH  membenarkan tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel, memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

“Ada lima saksi diperiksa yakni inisial Ketua Panitia Cabor Bridge MT, Ketua Panitia Cabor Karate AA, Technical Delegate Panitia Cabor Sepak Takraw KONI SC, Ketua Panitia Cabor Tenis Lapangan KONI AR, dan Ketua Panitia Cabor KONI Biliar SR SE,” katanya, Minggu (14/5/2023).

Saksi tersebut menjalani pemeriksaan di ruang Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel di lantai enam Gedung Kejati Sumsel.

“Saksi diperiksa karena perkara ini sudah naik tahap penyidikan,” jelasnya

Ia juga mengatakan, penyidikan perkara tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor: PRINT-02/L.6/Fd.1/03/2023 tanggal 8 Maret 2023.

“Dengan telah naiknya ke tahap penyidikan dari penyelidikan, maka kedepan para saksi tetap akan diagendakan pemeriksaannya oleh Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel,” tuturnya

Diberitakan sebelumnya, tim Penyidik Kejati Sumsel, terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi di tubuh KONI Provinsi Sumatera Selatan.

Saat ini tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel, masih terus berkordinasi dengan lembaga Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel.

Plt Penkum Kejati Sumsel Adi Mulyawan, SH, MH, mengatakan pihaknya terus berkordinasi dengan BPKP terkait dugaan penyimpangan anggaran ditubuh KONI Sumsel.

Ia juga menyampaikan, koordinasi dengan pihak BPKP untuk mengungkap kerugian negara telah dilakukan dalam waktu sepekan terakhir ini.

“Untuk dalam rangkaian penyidikan perkara ini terus berlanjut, sembari menunggu hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Sumsel,” kata Kasi Penkum. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts