Dua Warga Tanjung Sari Banyuasin Digigit Buaya yang Lepas dari Penangkaran Saat Banjir

Senin, 18 April 2022
Hendra alami luka gores bersama temannya saat memancing di salah satu kolanm yang ada di Desa Tanjung Sari Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Satu pekan setelah lepasnya 21 buaya dari penangkaran di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), saat banjir melanda di salah satu daerah berbatasan dengan Kota Palembang, akhirnya memakan korban.

Read More

Hendra, warga Desa Tanjung Sari mengaku menjadi korban keganasan buaya penangkaran yang lepas beberapa hari lalu.

Ia bersama temannya menjadi korban saat dirinya sedang mancing di salah satu kolam yang ada di desa tersebut pada Sabtu (16/4/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.

Keduanya mengira bila kolam tersebut aman untuk mencari ikan, namun pada saat kembali melihat alat pancingannya ternyata buaya tersebut sedang memakan ikan pancingnya.

Merasa mampu dan mengetahui cara menangkap buaya karena sudah pernah melihat di televisi, keduanya mencoba menangkap buaya tersebut dengan caranya sendiri.

Namun apa daya, tangan kedua korban digigit buaya ganas tersebut.

Terpisah, Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata menjelaskan setidaknya dari 21 buaya yang lepas, sudah ada 18 buaya yang berhasil ditangkap oleh tim BKSDA Sumsel selama seminggu pencarian yang semuanya berfokus pada Desa Tanjung Sari, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Dia membantah buaya yang lepas masih anak-anak. Namun yang terjadi buaya yang sudah remaja dengan panjang 1,5 meter hingga 2 meter yang jumlahnya 21 ekor saat lepas.

“Kita telah menurunkan 20 personel yang tergabung dalam tim BKSDA Sumsel, Komunitas Reptil, dan sejumlah pawang yang diturunkan masih juga membuat tim penyelamat buaya tersebut kesulitan menangkap buaya, lantaran tingginya air dan kondisi hujan yang masih melanda di daerah tersebut,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/4/2022).

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberitahukan kepada tim BKSDA Sumsel yang masih berada di posko, bila masih melihat buaya yang berkeliaran. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts