Waspada Buaya Muara di Sungai Komering, BPBD OKI Larang Warga Mandi dan Memancing

Writer: - Sabtu, 9 Mei 2026
Petugas BPBD OKI dan masyarakat sekitar serta pihak berwenang, saat mengecek lokasi kemunculan buaya di sungai Komering, OKI, Sumsel. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kayuagung, Sumselupdate.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat menyusul kemunculan buaya di aliran Sungai Komering, Kecamatan Kayuagung.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di sekitar sungai demi menghindari potensi serangan buaya muara.

Read More

Plt Kepala Pelaksana BPBD OKI, Nova Triyussanto, mengatakan pihaknya telah menyampaikan sejumlah imbauan keselamatan kepada warga, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Komering.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mandi, berenang, maupun mencuci di Sungai Komering. Aktivitas memancing juga sebaiknya dihindari, terutama pada malam hari,” ujar Nova saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Selain itu, BPBD juga meminta para orang tua mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar bantaran sungai.

BPBD OKI mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kemunculan buaya muara di aliran Sungai Komering, Kecamatan Kayuagung. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Nova menjelaskan, masyarakat juga diminta tidak membuang sisa makanan atau hasil tangkapan ikan ke sungai karena dapat memancing kemunculan buaya.

“Jika melihat keberadaan buaya, masyarakat diminta segera menjauh dan melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut Nova, wilayah yang rawan kemunculan buaya muara berada di bantaran dan aliran Sungai Komering di wilayah Kecamatan Kayuagung. Namun, masyarakat di wilayah lain juga diminta tetap waspada karena buaya dapat berpindah ke aliran sungai lainnya.

“Waktu rawan kemunculan buaya biasanya pada pagi hari pukul 05.00 hingga 08.00 WIB dan malam hari pukul 18.00 hingga 06.00 WIB. Buaya bisa muncul sewaktu-waktu, terutama saat air pasang atau kondisi sungai tenang,” jelasnya.

BPBD OKI mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga saat beraktivitas di sekitar sungai.

“Jika melihat atau mengetahui keberadaan buaya, masyarakat dapat melapor ke Dinas Perikanan atau pihak terkait lainnya agar segera dilakukan penanganan,” tutup Nova.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts