Palembang,Sumselupdate.com – Petugas gabungan dari Polda Sumsel dan tim anti bandit Polres OKU Timur kembali menangkap dan menembak dua pelaku begal sadis yang kerap menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam saat beraksi.
Kedua pelaku yakni Dwi Nurul Imam (29) dan Nurrohim (24) warga Desa Jaya Mulya, RT 4, RW 02 Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur ditangkap dari rumahnya masing-masing, Senin (12/9).
Dari catatan kepolisian, setidaknya kedua pelaku sudah tujuh kali beraksi dengan tempat berbeda, diantaranya Desa Lebak Panas dusun Rasuan, Trimu Harjo, Semendawai Suku III, dan Bedilan.
Terakhir kedua pelaku, dimana salah satu diantaranya merupakan oknum honorer di Pemkab OKU Timur ini menodong korbannya Triyanti di Desa Mulya Jaya, Kecamatan Semendawai Suku III.
Tersangka Dwi Nurul Imam mengatakan dalam beraksi selalu mereka selalu membawa senjata api dan senjata tajam dengan cara merampas motor maupun barang berharga milik korbannya.
“Saya bekerja sebagai honorer Pol PP di Pemkab OKU Timur, gaji saya sebulan hanya Rp1,1 juta jadi tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Saya tidak pernah melukai korbannya hanya mengancam,” katanya.
Sedangkan Nurrohim mengaku, tiap kali beraksi mendapatkan bagian Rp700 ribu dari hasil menjual motor yang dirampas dari korban. “Saya tidak tahu berapa dan di mana motor itu dijual yang jelas saya Rp700 ribu,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit III Ditreskrimum AKBP Hans Rahmatulloh menuturkan para pelaku ditangkap atas informasi masyarakat.
“Mereka ini komplotan antar kabupaten, untuk keterkaitannya dengan dua pelaku yang sebelumnya ditembak mati masih kami dalami. Sementara berdasarkan pengakuan dari kedua pelaku mereka hanya berdua saat,” tutup dia. (tra)











