Dua Bandit Pecah Kaca Ditangkap Polisi

Dua Bandit Pecah Kaca saat diamankan Polisi

Palembang, Sumselupdate.com – Baru pertama kali melakukan aksi pecah kaca dan berhasil membawa tas korbannya, Husni Tambrin (23) dan Risky Apriansyah (23) yang belum sempat berfoya-foya menggunakan hasil kejahatan, mereka telah ditangkap polisi.

Kedua warga OKI ini ditangkap setelah nomor polisi (Nopol) BG 3597 KAE motor Yamaha Jupiter Z yang mereka kendarai lepas dan ditemukan petugas Polsek IT II Palembang. Dari hasil pengecekan, ternyata keduanya merupakan warga Jejawi.

Bacaan Lainnya

“Ini tes mental sebelum berangkat jadi duta. Makanya coba lakukan pecah kaca dan baru pertama kali melakukan gagal,” ujar Husni Tambrin ketika di Polsek IT II Palembang, Selasa (28/6).

Mereka berhasil kabur, usai memecahkan kaca mobil milik Ari Yuliza yang tengah terparkir di SPBU Jalan Residen A Rozak Kelurahan 2 Ilir, IT 2 Palembang. Melihat ada tas, dengan menggunakan busi, kaca mobil korban dipecahkan.

Melihat kaca mobil yang telah pecah, Rizky yang bertindak sebagai eksekutor langsung mengambil tas milik korban yang berisikan uang tunai Rp 3 juta dan surat berharga.

Korban yang datang kemudian, kaget melihat kaca mobilnya pecah dan langsung melapor ke Polsek IT II Palembang. Dari laporan itulah dilakukan olah tempat kejadian dan di lokasi ada nopol motor pelaku yang jatuh.

Petunjuk itulah, yang membuat kedua pelaku yang rencananya akan berangkat menjadi duta ini berhasil ditangkap.

Sedangkan Kapolsek IT II Palembang Kompol Hadi Wijaya menuturkan, penangkapan kedua tersannka setelah dilakukan pengecekan terhadap nopol milik tersangka.

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Jejawi, tersangka berhasil ditangkap. “Mereka ini baru sampai Jejawi, karena kami cepat berkoordinasi akhirnya mereka berhasil ditangkap. Kalau tidak berkoordinasi, pasti tidak akan tertangkap,” ujarnya. (ery)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.