Diperiksa Kejati Sumsel, Mantan Plt Biro Kesra Akui Ada Proposal Masjid Sriwijaya

Ahmad Nasuhi

Palembang, Sumselupdate.com – Mantan Plt Karo Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Nasuhi akhirnya keluar dari Gedung Kejaksaan Tinggi pukul 11.00 siang ini, Kamis (8/4/2021).

Dirinya kembali dipanggil sebagai saksi dugaan kasus korupsi dana hibah sebesar Rp130 miliar dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan, Ahmad Nasuhi datang pada pukul 09.00 pagi. Dengan mengenakan pakaian kemeja berwarna cream tanpa didampingi penasihat hukum, Ahmad Nasuhi pun keluar pukul 11.00 WIB siang ini.

Saat dikonfirmasi, Ahmad Nasuhi yang kerap disapa dengan sebutan Ustad Coy ini mengaku tim penyidik masih menanyakan hal yang serupa seperti pada pemanggilan sebelumnya.

“Pertanyaannya masih sama saja kayak yang kemarin,” singkatnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya diminta keterangan untuk dua tersangka baru.

“Untuk melengkapi berkas dua tersangka Syarifudin dan Yudi, terkait proposal Masjid Sriwijaya memang ada pada zaman saya sebagai Plt Biro Kesra,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya untuk melengkapi berkas perkara empat tersangka dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, Kejati Sumsel, memanggil tiga orang saksi di mana sebagian merupakan nantan pejabat Pemprov Sumsel.

Identitas keempat saksi tersebut ialah Ahmad Najib (Asisten l Pemprov Sumsel dan mantan PJ Walikota Palembang)
Ahmad Nasuhi (mantan Karo kesra Pemprov Sumsel) dan Mudai Madang (mantan bendahara wakaf masjid Sriwijaya).

Diketahui ketiga saksi tersebut telah diperiksa tim penyidik Kejati Sumsel beberapa kali dalam perkara dugaan kasus korupsi dana hibah tahun 2017 sebesar Rp 130 miliar dalam pembangunan Masjid Sriwijaya. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.