Palembang, Sumselupdate.com – Lantaran tidak mengunakan helm saat mengendarai sepeda motor ketika melintas di bawah jembatan Ampera, membuat dua pelajar SMK Nurul Huda Pemulutan Ogan Ilir (OI); Putra (16) dan Ican (16) ditangkap anggota Satlantas Polresta Palembang dan harus merasakan dinginya jeruji besi penjara.
Berdasarkan informasi dihimpun,kejadian bermula ketika keduanya pergi dari rumah mereka di kawasan Segayam Pemulutan Selatan Ogan Ilir hendak menuju rumah kakak perempuannya yang indekos daerah Plaju guna mengantarkan pesanannya ikan betok dengan membawa senjata tajam jenis cap garpu untuk jaga-jaga.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian, keduanya dikejar anggota Polantas lantaran tidak menggunakan helm dan saat diperiksa ditemukan sebilah sajam di balik bajunya.
“Sajam itu untuk jaga-jaga Pak, karena di Pemulutan banyak begal. Sumpah Pak, kami dak pernah nodong,” terang Putra, Sabtu (25/2/2017)
Lanjut pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 SMK ini, setidaknya sudah dua kali mereka ke Palembang ke rumah kakaknya dengan membawa sajam untuk jaga-jaga di jalan. “Jadi kami tebuang Pak, yo,”cetusnya.
Sementara itu, Ka SPKT Polresta Palembang, Ipda Muslimin mengatakan, pihaknya mengamankan kedua pelaku sajam yang masih berstatus pelajar SMK setelah dserahkan oleh anggota Satlantas yang sedang patroli. “Saat ini keduanya dalam pemeriksaan,” katanya. (tra)











