Diduga Sakit, Penjaga Burung Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kontrakan

Minggu, 16 Oktober 2016

Palembang, Sumselupdate.com – Dedi Junaidi (37), penghuni bedeng di Jalan Sei Hitam, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang ditemukan sudah tak bernyawa, Minggu (16/10) sekitar pukul 10 00 Wib.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengurus burung ini diduga tewas akibat penyakit dalam yang memang sudah lama dideritanya.

Read More

Pertama kali jasad Dedi ditemukan Dohir, yang tak lain adalah temannya sendiri saat hendak mengambil burung miliknya.

Saat itu Dohir mengetuk-ngetuk pintu kamar korban, namun tak kunjung dibukakan. Karena penasaran, Dohir memanjat atap kamar dan terlihat korban sudah tak bernyawa dalam posisi terlentang.

Melihat kejadian tersebut, Dohir memanggil penjaga bedeng dan langsung menghubungi polisi. Aparat Polsek IB l dan Tim Identivikasi Polresta Palembang yang datang ke lokasi kejadian mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Palembang.

Ari (20), salah satu kerabat korban yang ditemui di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang mengaku terkejut mengetahui rekan seprofesinya menjaga burung selama empat tahun ini meninggal.

Sebab dua hari sebelum ditemukan, dirinya sempat berkomunikasi melalui pesan Blackberry Messanger (BBM) saat malam hari dan tidak ada tanda-tanda atau obrolan jika korban akan meninggal.

“Baru dua hari lalu kami ngobrol dari BBM dan obrolan kami seperti biasa, tidak ada tanda mencurigakan. saya sudah tidak bekerja lagi sama dia sejak lima bulan lalu, karena saya sudah dapat kerjaan lain,” papar Ari.

Selama ini menurut Ari, korban tak pernah mengeluh sakit. “Makanya saya langsung ke sini saat dapat kabar beliau meninggal,”sebut Ari.

Sementara itu, Kapolsek IB l Palembang AKP Handoko Sanjaya saat dikonfirmasi membenarkan jika sekitar pukul 10.00 WIB korban ditemukan tewas rekannya yang hendak mengambil burung titipan.

“Korban ditemukan sudah meninggal di atas tempat tidur dengan posisi terlentang, saat ini jenazah sudah kita bawa ke rumah sakit,” sebut Handoko.

Disinggung apakah ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, Handoko menambahkan, jika dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Karena di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Untuk saat ini korban diduga meninggal karena sakit. Dan saat ini kita sudah menghubungi keluarga korban,” terang dia. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts