Palembang, Sumselupdate.com – Aksi begal dengan modus berkencan disebuah penginapan terjadi Kota Palembang. Kejadian itu, terjadi terhadap korban seorang pria berinisial FK (21), warga Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Peristiwa itu awalnya terjadi di sebuah penginapan yang beralamat di jalan Veteran, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, pada Kamis (10/4/2025), sekitar pukul 20.00 WIB.
Berawal ketika korban FK, sedang berada di Palembang dan ia pun langsung memesan aplikasi Michat untuk mendapatkan wanita yang mau di ajak kencan. Lalu, ketika dapat wanita teman kencan, ia disuruh untuk ke penginapan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ketika bertemu, korban menanyakan harga untuk sekali kencan, lalu dijawab wanita itu dengan harga Rp300.000 dan langsung disepakati oleh korban.
Akan tetapi setelah sepakat harga, seorang wanita lain dari teman calon wanita yang hendak kencan dengan korban, tiba-tiba meminta uang senilai Rp800.000.
Baca juga : Dukung Prabowo Selamatkan Sritex, Eddy Soeparno: Perlu Dibarengi Reskilling dan Upskilling Tenaga Kerja
“Saya tidak terima teman kencannya itu malah meminta uang Rp800.000, jadi kami di dalam kamar penginapan itu cekcok mulut. Tidak lama, datanglah tiga orang pria yang merupakan teman dari dua wanita itu, dan memaksa saya untuk memberikan uang Rp300.000, dan uang itu dirampas oleh salah satu pelaku pria,” ucap FK, saat membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, pada Senin (14/4/2025) siang.
Masih kata FK, untuk dua pelaku pria lainnya langsung membawanya keluar penginapan.
Baca juga : Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota LPSK Akan Diserahkan kepada Pimpinan DPR
“Saya dibawa mereka ke kawasan Kelurahan 5 Ulu Palembang, motor saya dibawa salah satu pelaku. Sampainya di 5 Ulu, saya diancam pakai botol minuman keras, lalu mereka pergi bawa motor saya, meninggalkan saya sendirian,” terangnya.
Akibat kejadian ini, korban FK pun harus kehilangan uang senilai Rp300.000 dan satu unit kendaraan sepeda motor jenis Honda Beat.
“Saya baru sekarang buat laporan polisi, karena masih mencari pria yang mengambil motor saya itu, dan wanita michat itu juga. Tapi sudah tidak ada lagi di penginapan itu. Saya harap dengan laporan ini, pelaku bisa ditangkap oleh polisi dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutupnya.
Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Erwin, membenarkan adanya laporan korban dugaan kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang dialami korban.
“Laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT kita, selanjutnya laporan korban diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk ditindaklanjuti,” pungkas Ipda Erwin. (**)











