Demi Biaya Persalinan Istri, Bhayhaki Nekat Begal Wanita Muda

Pelaku begal ditangkap polisi.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Bhayhaki Apriyanto (19), warga Jalan Kasnariansyah, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, nekat membegal wanita muda di Simpang lampu merah Bandara SMB II Palembang, Sabtu (22/5/2021) pukul 03.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Beruntung Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Selasa (25/5/2021) berhasil meringkus Bhayhaki dan kedua temannya, dikediaman masing-masing.

“Kami mengendarai motor berboncengan tiga. Saya yang membawa motornya, Riko di tengah dan Rizki di belakang. Korban (Indah Permata Sari) sudah kami buntuti sejak dari depan punti kayu. Saat TKP  (lampu merah bandara), korban langsung didorong sama Rizki sampai jatuh saat itulah motornya kami ambil,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Setelah motor korban diambil, ketiga pelaku langsung membawanya ke wilayah Gelumbang. Di Gelumbang inilah motor hasil begal dijual seharga Rp5 juta.

“Motor hasil begal langsung kami bawa ke Gelumbang dan kami jual Rp5 juta, hasil bersihnya kami dapat 700 ribu. Karena dipotong ongkos kami pulang ke Palembang,” ucapnya.

Uang yang ia dapatkan dibelikan baju dan kebutuhan sehari hari. Serta biaya yang tadinya untuk persalinan istri.

Sementara itu, Riko Saputra mengatakan, aksi begal yang mereka lakukan adalah ide mereka bertiga yang awalnya sedang nongkrong di rumahnya.

“Memang ide membegal dari kami bertiga karena malam sebelum beraksi kami sedang nongkrong. Dari sinilah timbul niat untuk membegal. Uang Rp700.000 hasil dari jual motor habis digunakan untuk keperluan sehari hari,” katanya.

Kasubdit III Jatanras Kompol Christoper Panjaitan melalui Kanit IV AKP Nanang Supriatna mengatakan, pelaku begal di Jalan Letjen Harun Sohar, lampu merah Bandara SMB II berjumlah tiga orang, korbannya adalah seorang perempuan.

“Modus pelaku mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Korban langsung didorong oleh pelaku hingga terjatuh setelah itu sepeda motor korban dirampas pelaku lalu dibawa kabur,”katanya.

Diketahui ketiga pelaku tersebut merupakan residivis dalam kasus yang sama. Sementara itu barang bukti sepeda motor milik korban sudah dijual.

“Untuk kedua pelaku kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.