Dana Desa Tak Dikerjakan, Kajari OKUT Angkat Bicara

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur, Dr. Akmal Kodrat, SH, M. Hum.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Sampai saat ini ada tujuh desa di OKU Timur yang belum merealisasikan dana desa yang sudah diterima untuk dilakukan pekerjaan fisik.

Bacaan Lainnya

Hal itu langsung ditanggapi serius oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur, Dr. Akmal Kodrat, SH, M. Hum. Akmal Kodrat menyayangkan, dana desa yang sudah diterima oleh desa namun belum dikerjakan akan membuat perputaran anggaran negara tidak efektif, padahal pemerintah pusat sudah berupaya mengingatkan jajaran pemerintah untuk segera melakukan penyerapan anggaran agar tidak terjadi inflasi.

“Ini salah satu contoh bagaimana anggaran dana desa mengendap tidak diserap,” ungkap Akmal, Rabu, (7/9/2022).

Dikatakan Akmal, semestinya Dinas PMD OKU Timur terus melakukan check dan ricek, karena sudah menjadi tugas dari PMD untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

“Sudah ada tahapan ada PMD, ada inspektorat yang terlebih dahulu memonitor, agar pembangunan dana desa tidak salah gunakan,” jelas Kajari OKUT ini.

Diberitakan sebelumnya, bahwa masyarakat di Kecamatan Semendawai Suku III, mempertanyakan realisasi dana desa untuk pekerjaan fisik tahap II hingga saat ini belum dikerjakan.

Padahal pencairan dana desa tahap II tersebut sudah cukup lama cair dan telah di terima oleh desa pada bulan Juli 2022 kemarin.

Diketahui, ada tujuh desa yang belum melakukan pembangunan fisik dana desa tersebut diantaranya, Desa Karang Endah, Taraman, Taman Agung, Sriwangi, Suka Mulya, Tamanharjo dan Desa Cahaya Negeri.

Menurut keterangan warga sekitar, beberapa desa tersebut memang sudah ada yang meletakan material untuk pembangunan fisik. Namun, hingga saat ini belum juga direalisasikan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.