Muaraenim, Sumselupdate.com – Angin kencang kemudian disusul hujan yang melanda wilayah Muaraenim dan sekitarnya pada Sabtu sore (4/11/2023) membuat khawatir masyarakat. Beberapa pohon dikabarkan tumbang bahkan atap bangunan melayang tersapu tiupan angin yang kencang.
Menyikapi situasi ini, Camat Muaraenim, Husni Thamrin, menghimbau masyarakat di wilayahnya untuk waspada terhadap terjadinya bencana pada kondisi cuaca ekstrem.
Husni Thamrin mengingatkan seluruh warga untuk tetap waspada dan sigap dalam menghadapi potensi bencana cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja.
“Seiring berakhirnya masa badai El Niño, kami mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan ancaman cuaca lainnya,” kata Husni Thamrin.
Kepada para kepala desa dan lurah, ia juga menginstruksikan agar selalu mengingatkan masyarakat tentang langkah-langkah keamanan yang perlu diambil dalam menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu.
Baca Juga: Pemkab OKI Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Asap
Dirinya menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, dan langkah-langkah pencegahan harus diambil sejak dini.
Dijelaskannya, salah satu tindakan yang sangat penting adalah menjaga kebersihan parit dan saluran air, agar tidak tersumbat, yang bisa menjadi penyebab banjir jika tidak terawat dengan baik.
“Selain itu, pemangkasan pohon-pohon yang rentan roboh perlu dilakukan untuk menghindari potensi bahaya saat terjadi angin kencang seperti yang terjadi pada sore tadi,” tukasnya.
Husni Thamrin memaparkan, dalam laporan yang dirinya terima, angin kencang pada Sabtu sore ini membuat kerusakan pada Green House Desa Saka Jaya, yang atapnya terlempar oleh angin kencang.
Selain itu, lanjutnya, beberapa pohon juga tumbang akibat angin deras salah satunya di Desa Tanjung Serian. Pohon besar tersebut roboh ke tengah jalan, sehingga sempat mengganggu lalu lintas.
Baca Juga: Kualitas Udara Banyuasin Memburuk, Warga Diminta Waspada
“Untuk pohon yang tumbang telah berhasil diatasi oleh petugas dan masyarakat setempat,” imbuhnya.
Sementara itu, imbas dari banyaknya pohon tumbang membuat jaringan listrik di wilayah Kota Muaraenim dan sekitarnya sempat padam.
Kepala ULP PLN Muaraenim Irfan Maulana dalam pernyataannya mengatakan kondisi kelistrikan di Kota Muaraenim padam karena gangguan akibat cuaca ekstrim yang menyebabkan beberapa pohon tumbang mengenai jaringan listrik.
“Untuk sementara temuan ada 8 titik gangguan dan sedang dilakukan penormalan oleh petugas di lapangan. Mohon doanya agar gangguan listrik bisa segera terselesaikan,” kata Irfan.
Hingga pukul 20.00 WIB, listrik di sebagian wilayah Kota Muaraenim telah pulih, namun sebagian lagi masih tahap pernormalan.(**)











