Palembang, Sumselupate.com – Jelang pemilihan kepala daerah Kabupaten Ogan Ilir (OI) pada 9 Desember nanti, Charta Politika Indonesia, menggelar survei elektabilitas Calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir 2020.
Dari hasil survei, elektabilitas calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 Panca Wijaya Akbar-Ardani mengungguli paslon petahana nomor urut 02 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak.
Elektabilitas Panca 54,3 persen sementara pesaingnya Ilyas Panji Alam hanya 34,3 persen, sisanya sebanyak 11,5 persen menjawab tidak tahu.
Hasil ini didapat dari survei yang dilakukan pihaknya pada 27-31 Oktober 2020. Charta Politika Indonesia melakukan survey wawancara tatap muka, menggunakan kuesioner terstruktur kepada 400 responden di 16 kecamatan di kabupaten itu.
Survei dilakukan dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Selain elaktabilitas, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengungkapkan, jika hasil survey menemukan beberapa hasil yang cukup menarik lainnya.
Mulai dari tingkat pengenalan masyarakat terhadap paslon sudah tinggi yakni di atas 80 persen. Itu artinya, masyarakat Ogan Ilir sudah sangat menggenal sosok kedua pasang calon dan wakil bupati Ogan Ilir ini.
Hasil dari survey menunjukkan petahana lebih dikenal masyarakat Ogan Ilir. Hasil survey pengenalan cabup Ilyas Panji Alam 98,3 persen, dan cabup Panca Wijaya Akbar 94,4 persen. Sedangkan cawabup Ardani 80,0 persen dan cawabup Endang PU Ishak 78,0 persen.
Namun, meski Ilyas Panji Alam lebih dikenal masyarakat dari hasil survey, tapi Panca Wijaya Akbar dinilai responden sebagai tokoh paling disukai. Panca Wijaya Akbar lebih unggul di angka 97,9 persen, Ilyas Panji Alam 94,4 persen, Ardani 98,1 persen, dan Endang PU Ishak 94,9 persen.
“Ini menarik karena Panca lebih disukai responden dibanding Ilyas yang sudah dikenal dan berstatus petahana,” kata dia.
Selanjutnya, untuk perorangan. Panca 54,3 persen sementara pesaingnya Ilyas Panji Alam hanya 34,3 persen, sisanya sebanyak 11,5 persen menjawab tidak tahu.
“Kami juga melakukan survey berpasangan, hasilnya Panca-Ardani unggul di angka 54,5 persen dan Ilyas-Endang 34,3 persen, dan 11,3 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab,” terangnya.
Charta Politika Indonesia juga coba melakuka survey simulasi memilih kertas suara, ternyata terjadi peningkatan meski tidak signifikan untuk Panca-Ardani 54,8 persen. Sementara Ilyas-Endang 32,5 persen responden atau mengalami sedikit penurunan dan 12,8 persen responden menyatakan tidak memilih keduanya.
Sedangkan tingkat kemantapan pilihan terhadap paslon secara umum sudah cukup kuat, berada di atas 65 persen. Kesadaran publik mengenai Pilkada Ogan Ilir 9 Desember 2020 sudah sangat merata di angka 94,0 persen dan antusiasme masyarakat 97,3 persen atau terbilang tinggi.
“Masyarakat Ogan Ilir sangat antusias dalam menyambut Pilkada pada 9 Desember nanti,” ujarnya.











