Banyuasin, Sumselupdate.com — Warga Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, digemparkan oleh peristiwa berdarah yang melibatkan ayah dan anak, Kamis (17/9/2026) siang.
Seorang pria berinisial Sumarno (33) diamankan polisi setelah diduga membacok ayah kandungnya, Sukeri (69), menggunakan sebilah parang. Korban dilaporkan meninggal dunia akibat luka serius pada bagian leher.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di ruang tamu rumah korban di Parit 9, Desa Teluk Betung.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan lahan garapan antara korban dan terduga pelaku.
“Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan lahan antara korban dan terduga pelaku yang kemudian berkembang menjadi percekcokan,” ujar Risnan.
Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada bagian leher setelah diduga dibacok menggunakan parang. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, terduga pelaku yang diduga berupaya melarikan diri setelah kejadian berhasil diamankan personel Polsek Pulau Rimau.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Sumarno bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Pulau Rimau untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian serta mengumpulkan alat bukti sebelum menentukan pasal yang akan disangkakan.
“Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian serta melengkapi alat bukti sebelum menentukan pasal yang disangkakan secara definitif,” jelas Kapolres.
Hingga kini, proses hukum terhadap terduga pelaku masih berlangsung dan polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.
(**)











