Cek Kondisi Jalan di Mura, Herman Deru Kendarai Motor Puluhan Kilometer

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengendarai motor untuk mengecek pembanguan ruas jalan mulai dari Sp Semabang kemudian Sp 9 Bangun Jaya-Simpang Stasiun Jane hingga sampai perbatasan Kabupaten PALI, Minggu (30/8/2020).

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Meski di hari libur namun Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru masih tetap terus bekerja demi mewujudkan pembangunan yang merata sampai pelosok desa sesuai visi misi Sumsel Maju untuk Semua.

Di tengah terik matahari dan diselimuti jalan berdebu, dirinya tetap semangat mengendarai sepeda motor dengan jarak puluhan kilometer.

Bacaan Lainnya

Tujuan tidak lain untuk mengecek pembanguan ruas jalan mulai dari Sp Semabang kemudian Sp 9 Bangun Jaya-Simpang Stasiun Jane hingga sampai perbatasan Kabupaten PALI.

“Hari minggu orang biasa digunakan untuk holiday atau aktifitas-aktifitas non pekerjaan tapi kita masih mengurus pekerjaan,” kata HD saat peresmian Jalan CSR dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tugu CSR Kelurahan Sp.9 Bangun Jaya-Simpang Stasiun Jane Kecamatan BTS Ulu Cecar. Kabupaten Musi Rawas (Mura), Minggu (30/8/2020).

“Saya menempuh perjalanan naik sepeda motor dengan Pak Bupati beserta rombongan menempuh jarak puluhan kilometer. Ini bukan untuk bersenang-senang tapi kami akan melihat kondisi langsung apa yang terjadi baik itu kondisi sosial, ekonomi dan infrastrurktur,” ungkap HD.

Meski di masa Pandemi Covid-19, dia tak berhenti mengingatkan kepada masyarakat agar tidak boleh berhenti untuk berproduktif.

Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan Jalan CSR dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tugu CSR Kelurahan Sp.9 Bangun Jaya-Simpang Stasiun Jane Kecamatan BTS Ulu Cecar, Mura, Minggu (30/8/2020).

 

“Jangan alasan Corona semua menjadi terhenti bahwa kita harus menata kehidupan kita. Nanti pasca-Covid ini kita harus tetap memajukan daerah kita, bukan tidak mungkin kita berkontribusi dalam kemajuan negara yang kita cintai,” ujarnya.

Bicara tentang pembangunan, lanjut HD bahwa ratusan kilometer dipangkas untuk dapat memberikan akses kepada masyarakat baik itu aktifitas ekonomi maupun kedinasan. Namun masih ada hambatan yang terjadi adalah masalah pinjam pakai kawasan hutan.

“Tadi Kepala Dinas Kehutanan saya panggil. Saya minta dalam waktu satu minggu ini segera kerjasamakan masalah penguhubung simpang belimbing – pendopo dan Pendopo-Mura. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana. Tahun 2021 masyarakat sudah bisa meraskannya,” katanya.

Dia menyebutkan pembangunan jalan Sp 9 Bangun Jaya- Simpang Stasiun Jane itu tidak hanya APBN dan APBD.

Namun dengan kesadarannya SKK Migas bersama mitra lainnya tentu wajib memberikan kontribusi tidak hanya CSR, tapi ada juga tanggungjawab sosial dan lingkungannya.

Sementara itu, Bupati Mura, Hendra Gunawan mengatakan, Gubernur Sumsel jauh-jauh datang bahkan beliau mengendarai motor untuk melihat langsung jalan yang akan dibangun ini.

“Insha Allah tahun 2021 jalan ini akan mulus di tahun 2021. Terima kasih ini kepada bapak Gubernur inilah baru pemimpin yang cucur berkeringat demi masyarakat tidak hanya di meja saja. Atas nama rakyat Musi Rawas kami ucpapkan terima kasih,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adianto Agus Handoyo mengaku sangat bersyukur di mana salah satu komitmen SKK Migas telah berkontribusi dalam pembangunan jalan dan diresmikan Gubernur Sumsel.

Hal ini juga membuktikan sebagai wujud peran dan kerja sama dengan Pemkab Mura.

“Harapan kami dengan diresmikannya jalan ini semoga dapat menjadi fasilitas yang memudahkan akses mobilitas masyarakat,” harapnya. (rel)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.