Bupati Bangka Barat Panen Padi di Desa Bukit Terak, Ini Pesannya

Penulis: - Selasa, 6 Februari 2024
Bupati Bangka Barat, Sukirman mengikuti kegiatan panen padi ladang di Desa Bukit Terak, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (5/2/2024) pagi.

Bangka Barat, Sumselupdate.com – Bupati Bangka Barat, Sukirman mengikuti kegiatan panen padi ladang di Desa Bukit Terak, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (5/2/2024) pagi.

Dari kegiatan panen yang dilakukan di lahan seluas 54 hektar itu, menghasilkan padi kurang lebih sebanyak 54 ton.

Bupati Bangka Barat, Sukirman menyampaikan hasil panen ini dinilai kurang maksimal karena ada sejumlah kendala.

“Idealnya, 1 hektar itu seharusnya bisa menghasilkan 4 ton, cuma karena ada beberapa kendala di sisi pengairan, hama, dan lain sebagainya. Nanti, kita libatkan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat dalam mengelola sistem pengairan termasuk soal distribusi pupuk,” ujar Sukirman.

Advertisements

Sukirman berharap ke depannya dengan adanya pertanian padi ladang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Bukit Terak. Di samping untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat itu sendiri.

Baca Juga: Jelang Imlek, Kota Paritiga Bangka Barat Dihiasi Ribuan Lampu Lampion

“Alhamdulillah, tetap kita syukuri karena 1 hektar lahan di sini dikelola oleh 5 orang, tetapi per orang nanti disesuaikan dengan hasilnya. Kedepannya, semua dikoordinasikan karena sudah persiapan lahan seluas 100 hektare, mudah-mudahan dapat dimaksimalkan,” tuturnya.

Baca Juga: Kesbangpol Gelar Deklarasi Pemilu Pemilukada Damai Tahun 2024, Ini Harapan Bupati Bangka Barat

Sementara itu, Kepala Desa Bukit Terak, Romlan berharap adanya bantuan dari Dinas Pertanian untuk menghadapi sejumlah kendala yang ditemui oleh petani. Lantaran, ada keinginan darinya hasil padi dapat dijual ke luar desa.

“Mengingat beras cukup mahal harganya, untuk saat ini dikonsumsi untuk masyarakat sendiri. Untuk ke depannya, ada rencananya akan dijual ke Pemkab Bangka Barat, karena nanti dibangun gudang dan dikelola oleh kelompok tani setempat,” kata Romlan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.