Bunga Bangkai Tumbuh Subur di Pekarangan Warga Rebah Tinggi Pagaralam

Bunga Bangkai yang tumbuh subur di perkarangan rumah Damran, warga Tanjung Pasai, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (16/1/2021).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Damran (50), warga Tanjung Pasai, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak menyangka jika sekuntum bunga bangkai akan tumbuh di pekarangan rumahnya.

Bacaan Lainnya

Keberadaan bunga tersebut sontak menjadi perhatian warga yang ingin melihat langsung bunga langka tersebut.

Menurut Damran, keberadaan bunga tersebut diketahuinya sekitar Tiga Hari yang lalu. Saat itu, dirinya mencium aroma menyengat menyerupai bau bangkai hewan dan unggahan di media sosial salah seorang warga Net.

Namun, setelah ditelusuri ternyata bau tersebut berasal dari sebuah bunga. Saat ini, bunga tersebut belum mekar dan memiliki ketinggian sekitar 40 sentimeter.

“Saya juga tidak tahu kok bisa bunga (bangkai) ini tumbuh di pekarangan rumah saya,” katanya, Sabtu (16/1/2021).

Bunga Bangkai yang tumbuh subur di perkarangan rumah Damran, warga Tanjung Pasai, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (16/1/2021).

Akan tetapi, kata Damran, meski tidak mengetahui persis jenis bunga bangkai tersebut. Namun bunga yang tumbuh kali ini menurutnya tumbuh sangat kecil.

“Bunga ini tumbuh mulanya Kecil,setelah jarak tiga hari bunga ini tumbuh besar dan mekar,” katanya.

Diperkirakan bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah Damran baru mekar Jumat kemarin.

Akan tetapi, menurutnya, bunga bangkai yang pertama tumbuh di desanya ini ukuran yang sedikit lebih besar dengan tinggi sekitar 50 sentimeter serta berdiameter sekitar 50 sentimeter saat mekar.

Damran bilang, musim hujan yang saat ini melanda Pagaralam dinilai berpengaruh terhadap kesuburan bunga bangkai tersebut.

Bunga Bangkai yang tumbuh subur di perkarangan rumah Damran, warga Tanjung Pasai, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (16/1/2021).

Menurutnya, meski saat ini bunga itu sudah mekar beberapa hari ini bunga akan mengeluarkan bau yang cukup menyengat sehingga membuatnya selalu dikerumuni oleh banyak serangga.

“Mungkin karena musim hujan jadi bunganya terlihat subur, tapi tidak ada perlakuan khusus pada bunga ini,” katanya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani kopi ini di Pagaralam ini pun mengaku senang dengan keberadaan bunga bangkai tersebut. Selain karena bunga itu langka, rumahnya kini selalu ramai dikunjungi warga yang ingin melihat. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.