Mentok, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memberikan dukungan penuh terhadap program penanaman jagung pipil serentak yang digagas oleh Pemerintah Desa Belo Laut bersama BumDes Pesisir Jaya Besamo.
Kegiatan yang memanfaatkan alokasi 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan ini disebut mendapat dukungan “1000 persen” dari Pemkab hingga aparat kepolisian, dan akan terus dipantau hingga masa panen oleh tenaga profesional serta Bulog sebagai penampung hasil panen.
“Upaya ketahanan Pangan ini sangatlah sudah selaras dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah pusat, kemudian ditangkap oleh pemerintah daerah selanjutnya didukung 100 persen bahkan 1000 persen oleh kepolisian maka kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan aturan pemerintahan pusat,” ungkapnya.
Nanti kita akan menunggu hasil yang akan didapat saat panen, semoga hasil panen akan sangat baik, dikarenakan jagung pipil yang sudah ditanam ini akan dipantau secara berkelanjutan oleh BumDes dan para petani – petani yang sudah profesional yang ahli dalam bidangnya.
“Proses ini akan dilanjutkan secara bertahap dan BumDes akan terus memantau perkembangan tanam jagung pipil ini, guna menghasilkan yang baik, sesuai dengan harapan kita bahkan kata pak Kapolres tadi itu akan setiap saat kita pantau sehingga nantinya pertumbuhannya akan baik sampai dan panennya pun akan menjadi banyak,” urainya.
Heru menambahkan terkait hasil panen nantinya, secara teknis ini merupakan ranah BumDes. Namun, secara prinsip, jagung – jagung tersebut yang akan menampung hasil panennya yaitu Bulog dengan catatan khusus kadar jagung kering pipil itu harus mempunyai kadar air sebesar 14 persen.
“Upaya hasil Panen sudah kita siapkan, Bulog sudah sanggup menerima seperti yang disampaikan oleh pak Presiden kemarin itu Rp 5.500 perkilogram, artinya mereka sudah menerima hasil panen kita nanti, Bulog sebagai suatu badan yang diberikan legalitas oleh pemerintah untuk menyalurkan itu terserah Bulog mau disalurkan kemana selanjutnya,” tutup Heru.(**)











