Biaya Angkutan Batubara Lebih Murah Melalui Sungai

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel Robert Heri

Palembang, Sumselupdate – Menggandeng PT Pelindo II, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan  berupaya meningkatkan pembangunan jalur air sebagai angkutan batubara melalui Sungai Musi sebagai langkah meningkatkan produksi.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel Robert Heri, kamis (31/03) mengatakan, optimalisasi pemanfaatan Sungai Musi yang tengah digodok dan diharapkan mampu memangkas biaya transportasi batubara hingga 60 persen di tengah bisnis batubara di Sumsel yang sulit.

Bacaan Lainnya

“Saat ini PT Pelindo II tengah melakukan kajian langsung sepanjang Sungai Musi (feasibility study), sistem ini bisa menghemat pengeluaran pengusaha batubara di Sumsel,” urainya.

Menurutnya saat ini bisnis batubara di Sumsel masih lesu terlihat dari tipisnya pertumbuhan produksi. Hal ini juga didorong dari merosotnya harga batubara yang terjadi selama ini.

“Sungai Musi ini bisa menjadi jalan agar jalur pengangkutan batubara itu bisa lebih efisien,” katanya.

Robert menilai pemanfaatan Sungai Musi sebagai jalur distribusi batubara lebih efektif dibandingkan dengan jalur distribusi lainnya, baik melalui darat maupun kereta api. Oleh karena itu, rencana optimalisasi pemanfaatan Sungai Musi itu terus digodok.

Ia mengungkapkan progres dari rencana tersebut kini masih dalam studi kelayakan oleh PT Pelindo II (Persero). Dalam studi kelayakan tersebut, PT Pelindo didampingi dinas teknis terkait lainnya, seperti Balai Besar Sungai, Bappeda, Dinas PU Pengairan dan lain sebagainya.

“Untuk pengerjaa proyek ini, Pelindo II berencana akan mengucurkan dana sebesar US$350 juta untuk optimalisasi pemanfaatan Sungai Musi sebagai jalur pengangkutan batubara,’ tegasnya. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.