Bertemu Korban di Jalan, Penjual Emas Palsu Babak Belur Dibogem Massa

Tersangka penjual emas palsu diamankan usai diamuk massa, Kamis (28/7)

Palembang, Sumselupdate.com – Tak sengaja bertemu korban yang pernah ditipunya di kawasan Monpera Palembang, Kamis (28/7), Maryanto (32), warga Dusun Gardu, Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin ini babak belur usai dibogem massa.

Dirinya harus berurusan dengan petugas Polresta Palembang, usai ditangkap oleh M Septian (23), pria yang beberapa waktu lalu menjadi korban penipuan kalung emas palsu yang dilakukan oleh Maryanto.

Bacaan Lainnya

Menurut Septian, yang tercatat sebagai warga IT II Palembang ini, penipuan bermula saat ia usai mudik dari daerah Kayuagung, dan tiba di kawasan Monpera untuk menunggu bis yang akan mengantarkannya ke kediamannya, Selasa (24/5) lalu.

Kemudian, sambung dia, saat tengah duduk di kawasan tersebut, tiba-tiba Maryanto datang mendekat sembari menangis.

Menurut Septian, saat itu sembari menangis, Maryanto hendak menjual kalung emas yang dibawanya untuk pengobatan ibunya yang sedang menderita sakit keras.

Merasa kasihan, Septian pun menanyakan harga emas tersebut. Dua kalung emas tersebut hendak dijual Maryanto seharga Rp 12 juta. Karena tak memiliki uang, Septian pun menawar satu kalung emas tersebut seharga Rp 4 juta.

“Saya kasihan, emas itu harganya murah jadi saya mau. Awalnya dia memang meminta Rp. 6 juta, tapi saya tawar Rp. 4 juta, akhirnya dia mau,” kata dia, saat melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Karena tak memiliki uang tunai, Septian pun terlebih dahulu mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) miliknya dan setelah itu langsung memberikan uang kepada Maryanto.

“Setelah itu dia pergi, dan saya ke toko emas untuk mengecek keaslian emas tersebut. Saya lemas saat penjaga toko tersebut bilang kalau emas itu emas palsu,” jelasnya.

Kesal telah menjadi korban penipuan, membuat beberapa bulan terakhir ia sering nongkrong di kawasan Monpera untuk mencari Maryanto.

Alhasil, dirinya bertemu dengan Maryanto. Iapun mencoba menangkap Maryanto, namun Maryanto mencoba berkelit, hingga akhirnya masyarakat sekitar membantu Septian dan berhasil menangkap Maryanto. (Man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.