Bermaksud Ambil Barang Curian yang Disembunyikan di Gorong-gorong, Rival Tewas Diamuk Massa

Jenazah pelaku saat diamankan

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Rival alias Inai (25) warga Desa Sembatu Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura) tewas akibat diamuk massa, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelaku tewas setelah aksi membobol rumah milik Kartono alias Tono (37) warga Dusun I, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, diketahui masyarakat, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian tersebut terjadi bermula saat Tono pergi meninggalkan rumah untuk pergi ke kebun.

Kemudian saat Tono tidak berada di rumah, Rival datang dan masuk ke dalam rumah Tono dengan cara merusak kunci gembok pintu belakang rumah Tono.

Selanjutnya, Rival langsung mencuri barang-barang berupa dua buah tabung gas 3 Kg, satu buah receiver merk goldsat, dua buah lampu senter, satu pasang sandal merk Carvil, satu unit handphone merk Samsung Galaxy, satu lembar celana panjang jeans merk LOIS warna biru, satu buah dompet panjang warna coklat berisi uang tunai Rp. 800.000, dan satu lembar KTP atas nama NI.

Usai melakukan aksinya, Rival langsung kabur dan meninggalkan rumah korban dengan membawa barang-barang milik Tono.

Sekitar pukul 10.00 WIB, saat pulang ke rumah, Tono kaget saat mengetahui rumahnya telah diacak-acak orang tak  dikenal dan sejumlah barang berharga miliknya sudah tidak ada lagi.

Tono pun bergegas ke rumah tetangganya untuk memberitahukan kejadian yang baru saja menimpa dirinya itu. Tak diduga, rumah tetangganya itupun ternyata mengalami hal serupa, sama-sama dimasuki pencuri.

Tono pun bersama masyarakat menelusuri jejak pelaku.

Pencarian tersebut membuahkan hasil. Tak jauh dari lokasi kejadian, berjarak sekitar 50 meter, barang-barang curian tersebut ditemukan di dalam gorong-gorong.

Barang-barang tersebut tidak segera diambil, karena diduga sengaja disembunyikan oleh pelaku. Tono dan warga pun sepakat untuk mengintai, untuk melihat siapa yang akan mengambil barang tersebut.

Pengintaian warga hingga masuk ke malam hari. Barulah sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku Rival bersama seorang rekan datang mengambil barang-barang di dalam gorong-gorong tersebut.

Tak ingin buruan mereka lepas, Tono dan masyarakat lantas menangkap basah Rival. Sementara salah seorang pelaku berhasil kabur. Lantas Rival kemudian diamankan dan mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian.

Terbakar emosi, massa langsung mengeroyok Rival sehingga mengakibatkan mengalami luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri.

Sementara itu, mendapat laporan warga ada terduga pelaku pencurian tertangkap dan dikeroyok, Kades Tri Anggun lalu menghubungi Ka Pospol Bumi Makmur. Tiba di lokasi, tersangka yang tidak sadarkan diri akibat dikeroyok massa dibawa ke Puskemas BTS Ulu Cecar untuk dilakukan tindakan medis. Sayang, tak lama setelah dilakukan perawatan, akibat luka yang ia derita, terduga pelaku pencurian itupun menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP M Romi saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara pencurian tersebut.

“Memang benar, ada perkara pencurian, namun tersangkanya meninggal dunia akibat diamuk massa, walaupun sempat dilarikan Ke Puskemas BTS.Ulu Cecar untuk dilakukan tindakan medis,” singkatnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.