Komplotan Curanmor Naas Kepergok Warga, Satu Tewas, Satu Luka Parah

Salah seorang pelaku begal saat mendapatkan perawatan intensif usai dimassa.

Palembang, Sumselupdate.com – Satu dari tiga orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) tewas dihajar massa usai beraksi di Jalan Maskerebet Jalan Seruni, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.

Nyawa Riski (19) tidak dapat diselamatkan meski sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang, Jumat (21/2/2020), sekitar pukul 18.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Kasus tewasnya tersangka curanmor ini bermula ketika tiga pelaku hendak mencuri sepeda motor Honda Beat milik Fitri, yang sedang berkunjung ke rumah temannya di lokasi kejadian. Warga yang memergoki ketiga pelaku berhasil menangkap dan menghajar para pelaku hingga babak belur.

“Namun naas menimpa Riski meninggal dunia saat dibawa ke RS Bhayangkara. Sedangkan Rahmat (19), menjalani perawatan di ruang IGD. Sementara satu temannya berhasil melarikan dari dari kerumunan warga,” ujar Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto.

Menurut Kapolsek, berdasarkan saksi setempat bahwa pelaku bertiga berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Thunder. Ketiganya mondar-mandir di depan rumah korban. Tidak berselang lama, kedua pelaku memasuki perkarangan rumah korbannya.

“Setelah memasuki rumah, kebetulan ada sepeda motor Honda Beat terparkir. Para pelaku langsung merusak kunci kontak sepeda motor. Namun saat akan melarikan motor tersebut, keduanya dipergoki oleh warga yang sudah curiga dengan ulah ketiga pelaku. Dari ketiga pelaku satu yang berhasil melarikan diri,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, ketiganya menjadi bulan-bulanan warga, namun satu pelaku berhasil meloloskan diri dari kerumunan massa.

Usai dihajar massa, sekitar pukul 19.30 WIB satu pelaku dinyatakan meninggal dunia, sementara saorangnya lagi dilakukan perawatan intensif di ruang IGD RS Bhayangkara.

“Mereka bertiga ini merupakan warga Pulau Gadung semua, dan satu pelaku yang berhasil melarikan masih dalam kejaran anggota kami,” ujarnya.

Terpisah Fitri (22) warga Perum mengatakan,  pada saat kejadian di dalam rumah dan tahu kalau ada kejadian. Tapi tidak tahu persis, hanya mendengar di luar ada keributan. Ternyata, setelah dicek ada pelaku curanmor yang tertangkap oleh warga.

“Aku itu hanya berkunjung saja ke rumah teman, kebetulan dia habis wisuda. Jadi mengucapkan selamat saja karena kemarin tidak datang. Tidak tau kalau motor Honda Beat yang terparkir di situ mau diambil orang,” tandasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.