Palembang, Sumselupdate.com – Setelah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pasangan Bupati Muba terpilih H Dodi Reza Alex dan–Wakil Bupati Muba terpilih Beni Hernedi, dipastikan memimpin Muba untuk lima tahun ke depan.
Sembari menunggu rekapitulasi selesai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muba, pasangan Dodi-Beni akan melakukan koordinasi internal tentang apa saja agenda yang akan dilakukan untuk memajukan Kabupaten Muba.
Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) terpilih Beni Hernedi mengaku dirinya dan Bupati Muba terpilih H Dodi Reza Alex sedang melakukan komunikasi internal.
“Setelah ini akan ada penjelasan resmi dari kami apa-apa yang akan kita lakukan dalam waktu mendesak. Yang jelas karena saya tinggal melanjutkan saja, karena rencana yang dilaksanakan tahun ini juga adalah rencana yang saya susun. Seperti 2017 ini perencanaannya di 2016 artinya saya yang merencanakan dan akan melaksanakannya setelah dilantik. Jadi menurut saya on the track terutama fokus di infrastruktur,” kata Beni kepada wartawan di kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumsel, Senin (20/2/2017).
Beni memastikan kalau dirinya dan H Dodi Reza Alex akan menciptakan pemerintahan yang bersih di Muba, apalagi dirinya sebelumnya sudah memiliki pengalaman dan tidak ingin Muba jatuh di lubang yang sama.
“Pemerintahan yang bersih ini dapat terwujud dengan baik kalau ada tauladan dari pemimpinnya, oleh karena itu saya yakin dan kami berkomitmen. Ke depan Insya Allah akan menjaga marwah ini. Kabupaten Muba harus bangkit tentu dengan pengalaman-pengalaman dua tahun lalu sampai sekarang menjadi beban di Muba,” katanya.
Untuk itu perlu ada pengawasan dari DPRD dan memperkuat inspektorat. “Di Muba sekarang siseim dan perangkat pengawasan itu sudah kita siapkan dan tinggal dilanjutkan di pemerintahan kami berikutnya,” katanya.
Mengenai permasalahan jalan rusak, pengelolaan sumur tua dan APBD Muba, Beni mengatakan, permasalahan kerusakan jalan akan segera diselesaikan, bahkan beberapa sudah diperbaiki pada tahun ini.
Sedangkan masalah sumur tua, katanya, memang perlu ada BUMD dalam pengelolaan sumur tua tersebut.
Sementara untuk APBD, tahun lalu Kabupaten Muba menutup tahun anggaran tanpa utang atau gagal bayar. Oleh karena itu, dirinya tetap akan mempertahankan prestasi tersebut.
“Saya fokus kerja membangun Muba dengan pengalaman dan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.
Beni menambahkan, masalah keuangan daerah sudah direncanakan secara baik dengan belanja seefisien mungkin pada awal tahun 2017. Terutama untuk meningkatkan PAD dari sektor migas yang hampir 65-70 persen penyumbang APBD Muba.
“Kalau untuk dana bagi hasil itu semuanya sudah ada skema dari undang-undang jadi saya rasa itu tidak perlu dipersoalkan, walaupun sedikit kurang adil karena daerah cuma kebagian 6 persen dari itu,” katanya.
Beni mengaku bersyukur di mana tahapan pilkada Muba berjalan dengan baik dan tinggal penetapan suara di KPUD Muba dilaksanakan tanggal 24 Februari.
Pada kesempatan tersebut, dia bersama Bupati Muba terpilih H Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih kepada mesin partai politik termasuk PDI Perjuangan dan Golkar yang mulai tahapan awal dan pemilihan suara berkerja dengan baik di lapangan dan mesin politik partai politik ini menurutnya terbukti sangat efektip dalam mengamankan suara di Muba.
“Semua kecamatan menang, bersyukur sekali, malahan di atas 50 persen, rata-rata 70 persen di atas, karena cuma ada satu kecamatan di bawah 70 persen, yakni Kecamatan Lawang Wetan, jadi semua kecamatan menang, artinya ini patut disyukuri karena kami mendapatkan dukungan seluruh masyarakat Muba, dan alhamdulilah kampanye yang kami lakukan dengan menyentuh dan berdialog di tiap kecamatan dan desa efektif,” katanya.
Sedangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas mengapresiasi kinerja KPUD Muba dan peserta pilkada sehingga pelaksanaan pesta demokrasi berjalan lancar dan aman. .
“Seluruh PPK di Muba sudah selesai melakukan rekapitulasi dan kami telah mendapatkan angka final untuk pasangan nomor 1 Dodi-Beni mendapatkan 78,51 persen dan pasangan nomor 2 Amiri Arifin–Ahmad Toha mendapatkan 21.49 persen suara dengan partisipasi pemilih 59 persen yang angkanya tidak ada perbedaan dengan penghitungan cepat,” katanya. (ery)











