Beli Hp Curian di Facebook, Pemuda di OKUT Menyerahkan Diri ke Aparat

Arif Prasetyo menyerahkan diri pada polisi.

Laporan : Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Arif Prasetyo (21), warga Desa Tebat Sari, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, menyerahkan diri ke aparat pada (26/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Arif yang sempat menjadi buronan akhirnya memutuskan menyerahkan diri, karena telah membeli handphone curian dari seorang pria melalui aplikasi Facebook, dengan merk Asus Zenfone Max Pro warna hitam sebesar Rp580.000.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Suryawan SIK SH didampingi Kasubbag Humas Polres OKUT IPTU Edi Arianto membenarkan telah menangkap seorang tersangka sebagai penadah barang curian.

“Iya, kita telah mengamankan satu orang tersangka sebagai penadah barang curian dari hasil kejahatan yang melanggar pasal 363 KUHPidana Yo Pasal 480 KUHPidana,” ucap Kasat. Rabu, (27/1/2021).

Ia juga menuturkan, jika tersangka Arif ini membeli handphone tersebut melalui aplikasi Facebook, dengan transaksi langsung di Desa Tunas Peracak, Kecamatan Bunga Mayang.

Setelah itu pada (12/1/2021), ia menjualnya kembali di aplikasi jual beli online di Facebook, dan bertemu langsung dengan pembeli di Kecamatan Baturaja, Kabupaten OKU.

“Tersangka menjualkan kembali kepada seorang penadahan berikutnya, bernama Galuh Mansuwarse yang sudah ditangkap juga dan bertemu di Baturaja Kabupaten OKU,” terangnya.

Menurut data dari kepolisian, jika handphone tersebut merupakan milik dari Muhammad (30), warga Desa Suka Jadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Diketahui saat itu, pada (8/1/2021) pukul 13.12 WIB, korban yang datang dari Baturaja menggunakan mobil tengah membongkar muatan di Pasar Rawa Bening, Desa Sri Katon, Kecamatan Buay Madang Timur.

Setelah selesai membongkar muatan, betapa terkejutnya korban ketika melihat kaca pintu mobil sebelah kiri sudah pecah.

“Korban terkejut setelah melihat kondisi kaca mobilnya sebelah kiri pecah, dan handphone merk Asus Zenfone Max Pro miliknya yang diletakan dikursi depan sudah raib,” ungkapnya.

Atas kejadian naasnya tersebut, ia melaporkan ke Polsek Buay Madang Timur yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP-B/ 02 / I / 2021 / SUMSEL /OKUT / SEK BMT, Tgl 08 Januari 2021, dan kerugian korban jika ditaksir sebesar Rp3 juta.

“Sampai saat ini Team Opsnal masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku lainnya, yang diduga pelaku utama dengan ciri-ciri yang sudah diketahui,” pungkasnya. (**)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.