Beda Dengan Shalat Ied, Buber di Mal Dibatasi Maksimal Lima Orang

Situasi pintu masuk mal.

Palembang, Sumselupdate.com – Berbeda dengan mudik dan shalat Idul Fitri yang dilarang atau ditiadakan, berbuka puasa di mal tetap diperbolehkan dengan protokes ketat dan satu meja maksimal lima orang.

Kebijakan ini tentunya mengacu atau sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat, dan dinilai cukup untuk dapat menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Berdasarkan pantauan yang dilakukan di PS Mall dan PSX, Kamis (6/5/2021), terpantau memang banyak kunjungan.

Bacaan Lainnya

Namun, Pemerintah Kota Palembang telah menerjunkan petugas dan berkoordinasi dengan pihak mall agar tidak terulang kembali kepadatan seperti sehari sebelumnya.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, berdasarkan aturan dari Kementerian Dalam Negeri (Keemndagri), restoran dan gedung maksimal 50 persen dari total kapasitas, kegiatan seni budaya 25 persen.

“Untuk buka bersama boleh hanya lima orang keluarga inti dalam satu meja, lebih dari itu di larang,” katanya.

Selain itu, restoran dan cafe juga harus memberikan tanda sekat di setiap meja dan kursi, juga menyediakan handsanitizer. Kapasitas mall pun harus dibatasi hanya 50 persen kunjungan. Karena sulit terkendali, maka tim Satpol PP harus proaktif.

“Karena berdasarkan laporan banyak pengunjung mall dari wilayah lain di Sumsel, maka protokes harus benar-benar diterapkan,” katanya.

Menurutnya, penyekatan di berbagai titik termasuk di jalur mudik, terminal, bandara dan dermaga cukup memberikan efek tidak banyaknya orang keluar masuk Palembang.

“Tren kasus Covid sampai hari ini kasus positif menurun dari bertambah 80 kasus tapi hari ini 59 kasus. Meninggal 2 oranh, yang kita waspadai saat ini tingkat hunian di rumah sakit 67 persen,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.