Lamsel, Sumselupdate.com – Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir merendam ratusan rumah milik warga di Kecamatan Natar, Lampung Selatan dan Rajabasa Lampung, Sabtu (24/2/2024) malam.
Akibat musibah ini sedikitnya 750 kepala keluarga (KK) rumahnya terdampak banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan Ariswandi mengatakan banjir kali ini disebabkan adanya air kiriman dari wilayah Wiyono Pesawaran dan daerah Kemiling Bandar Lampung yang tertumpah di wilayah Lampung Selatan khususnya di Desa Hajimena dan Sidosari.
Dikatakannya, curah hujan yang cukup tinggi pada Sabtu (24/2/2024) sore di wilayah Bandar Lampung, Pesawaran dan Lampung Selatan khususnya Kecamatan Natar menyebabkan sejumlah titik di Desa Haji Mena, dan Desa Sidosari terendam banjir yang lumayan tinggi.
Dari data sementara, kata dia, terdapat 7 Dusun dari dua desa di Lampung Selatan yang terendam banjir.
Baca Juga: Pasca Pemilu 2024, Kota Palembang Kebanjiran
Dari semalam Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Lampung Selatan standby 1×24 jam dalam mengevakuasi, menjaga dan membantu sejumlah masyarakat yang terkena banjir.
Kendati demikian, Ariswandi mengungkapkan musibah banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa.
“Sampai saat ini kita masih melakukan pembersihan rumah warga terdampak banjir,” ujarnya.
Pihaknya sendiri, masih kesulitan mendata rumah warga yang terdampak banjir, karena masih ada beberapa wilayah yang masih tergenang air.
Pastinya, banjir masih menggenangi puluhan rumah warga di Dusun 3 Sidorejo, Perum Gatam, Desa Hajimena, Kecamatan Natar.
Kondisi sama dialami kediaman milik warga Perum Tridarma Bataranila Dusun 3, Desa Hajimena, Kecamatan Natar.
Di daerah tersebut, petugas masih belum bisa mengevakuasi warga karena posisi arus air sangat kencang dan ketinggian air mencapai lebih dari dua meter.
Baca Juga: Pasca Banjir, Warga Pagaralam ‘Dibayangi’ DBD
“Tim 1 BPBD dengan kapasitas sumber daya manusia sebanyak 12 personel serta 2 unit perahu serta alat-alat penyelamatan, bersama Basarnas mengevakuasi masyarakat dengan menurunkan 4 perahu karet. Saat ini tim evakuasi bergeser ke Desa Sidosari, Kecamatan Natar. Di mana kondisi genangan air setinggi 30 cm sampai dengan 1,5 meter, telah menggenangi 5 dusun dengan estimasi 600 KK terdampak,” kata Ariswandi, Minggu (25/2/2024).
Di sisi lain, dari semalam Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Lampung Selatan standby 1×24 jam dalam upaya membantu masyakarat yang terdampak banjir.
Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengecek lokasi banjir di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Minggu (25/2/2024). (**)











