Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang dan Warga Bersihkan Sampah di Sungai Lematang Pasca Banjir

Penulis: - Rabu, 31 Januari 2024
Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Lematang dari Sampah Kayu dan Lainnya
Babinsa dan warga gotong royong bersihkan Sungai Lematang dari sampah kayu dan lainnya

Muaraenim, Sumselupdate.com – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, menyisakan banyak sampah di Sungai Lematang. Sampah-sampah tersebut terdiri dari kayu-kayu, ranting-ranting, plastik, dan benda-benda lain yang ikut terseret arus sungai.

Untuk membersihkan sampah-sampah tersebut, Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang bersama Pemerintah Desa dan warga setempat melakukan gotong royong bersih-bersih sungai pada Rabu (31/1/2024).

Kegiatan ini dimulai dari Desa Danau Rata sampai dengan Desa Muara Lematang, yang meliputi sekitar 8 desa yang berada di aliran sungai Lematang.

Babinsa Serka A. Guntur mengatakan, pembersihan sampah di sungai ini bertujuan untuk melancarkan aliran sungai, sehingga tidak menghambat air mengalir dan menyebabkan tambah banjir.

Advertisements

Selain itu, kegiatan ini juga dapat menghindarkan masyarakat dari wabah penyakit yang bisa ditimbulkan oleh sampah.

Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Lematang dari Sampah Kayu dan Lainnya
Babinsa dan warga gotong royong bersihkan Sungai Lematang dari sampah kayu dan lainnya

“Kami bersama Pemerintah Desa dan warga bahu-membahu membersihkan sampah dan kayu-kayu yang berada di sungai. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Serka A. Guntur.

Sertu Prayitno, yang juga turut serta dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih sampah ini juga merupakan salah satu metode dalam menjalankan tugas sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam rangka pembinaan teritorial kewilayahan, dan teladan bagi masyarakat.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak orang,” tutur Sertu Prayitno. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.