Muratara, Sumselupdate.com – Pemilihan bujang dan gadis Muratara tahun ini terpaksa ditiadakan karena anggaran untuk kegiatan ini tidak ada.
Kepala Disbudpar Muratara, Firdaus mengatakan bahwa tahun ini dana pemilihan Bujang dan gadis memang tidak dianggarkan. “Memang tidak dianggarkan tahun ini, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seyogianya pemilihan bujang dan gadis itu dilakukan setahun sekali, seperti yang dilakukan oleh sejumlah kota/kabupaten lain. Sebab mereka bisa mempromosikan wisata, budaya dan juga kuliner yang ada.
“Mereka itu bisa dikatakan duta untuk mempromosikan tempat wisata dan kebudayaan dengan daerah lain, selain itu juga bisa mendampingi jika ada wisatawan berkunjung ke Muratara,” jelasnya.
Ia memaparkan, bahwa di 2018 mendatang pihaknya akan menganggarkan untuk pemilihan bujang dan gadis Muratara, jika melihat keadaan anggaran maka pengadaan nya dilakukan dua tahun sekali. “Mengingat keterbatasan anggaran, maka hanya dapat dilakukan dua tahun sekali,” tandasnya. (ain)











