Baturaja, Sumselupdate.com – Sebelum pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT kemerdekaan ke 72, terjadi peperangan di taman kota dalam aksi teatrikal yang dilakukan pelajar SMA Taruna Tunas Bangsa.
Semua itu dilakukan untuk mengenang para pejuang Kemarung yang menyelamatkan Bumi Sebimbing Sekundang dari penjajah. Berbagai adegan diperagakan siswa. Mulai dari pengintaian, pengaturan strategi perang hingga peperangan rakyat.
Pasukan Laskar Rakyat mengahalau Belanda, hingga peperangan tak bisa dihindarkan demi menumpas penjajah. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak hingga akhirnya Kiyai Alianafiah, pejuang Bumi Sebimbing Sekundang diculik pasukan Belanda.
Tak mau Kiyai Ali memimpin peperangan Belanda hendak membunuh namun tak berhasil berbagai siksaan diterima namun tak mempan hingga akhirnya Belanda memasukkan kiyai Ali ke dalam karung diberi pemberat lalu dibuang ke Sungai Ogan.
Para pejuang yang gugur lalu dikebumikan pejuang yang masih hidup di Kemarung yang dikenal saat ini taman makam pahlawan Kemarung. “Latihan sekitar satu minggu. Ini menceritakan pejuang di Bumi Sebimbing Sekundang,” ucap salah satu guru di SMA Taruna. (wid)











