Pagaralam, Sumselupdate.com – Aktivitas warga pada malam Minggu di Kota Pagaralam mendapat pengawasan dari aparat kepolisian. Sebanyak 52 personel Polres Pagaralam diterjunkan dalam patroli dan razia Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (5/9/2026) malam.
Dalam kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam tersebut, petugas menemukan satu senjata tajam (sajam) dan satu dus minuman keras (miras).
Operasi dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dengan apel kesiapan yang dipusatkan di halaman Polsek Pagaralam Utara. Setelah apel, personel dibagi dalam dua pola kegiatan, yakni razia stasioner dan patroli show of force di sejumlah kawasan Kota Pagaralam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pagaralam Nomor 603/IX/PAM.5/2026 tentang KRYD di wilayah hukum Polres Pagaralam.
Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro S.IK melalui Kabag Ops Polres Pagaralam Kompol Mursal Mahdi, S.E., M.M., mengatakan pengerahan personel bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kegiatan malam ini dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Pagaralam. Bentuk kegiatan yang kami laksanakan adalah patroli hunting dan razia,” kata Mursal.
Menurutnya, kehadiran polisi di sejumlah titik juga merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi aksi kekerasan maupun gangguan keamanan lainnya.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami siap menghadapi segala ancaman yang dapat mengganggu kamtibmas. Dengan kehadiran polisi yang terlihat secara nyata, masyarakat diharapkan merasa aman dan terhindar dari aksi kekerasan,” ujarnya.
Sajam dan Miras Ditemukan
Setelah apel, kekuatan KRYD dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melaksanakan razia stasioner di kawasan Pasar Dempo Permai, sedangkan tim kedua menjalankan patroli show of force dengan berkeliling sejumlah kawasan Kota Pagaralam bersama personel Polsek jajaran.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Pagaralam bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pagaralam.
Sejumlah pejabat utama Polres Pagaralam turut terlibat, di antaranya Kasat Samapta, Kapolsek Dempo Utara, Kapolsek Dempo Tengah, KBO Reskrim, KBO Narkoba dan KBO Samapta.
Dari hasil kegiatan, petugas mencatat 36 teguran lalu lintas dan 36 kegiatan imbauan kamtibmas.
Selain itu, petugas menemukan satu senjata tajam dan satu dus minuman keras.
Sementara untuk narkoba, hasil pemeriksaan dilaporkan nihil. Razia juga tidak menemukan pelanggaran yang berujung tilang kendaraan roda dua maupun temuan terkait SIM dan STNK.
Temuan sajam dan miras tersebut menjadi bagian dari perhatian petugas dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada malam hari.
Polisi Diminta Tegas tetapi Humanis
Dalam pelaksanaan KRYD, Mursal mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan prosedur dan tidak bersikap arogan ketika berinteraksi dengan masyarakat.
“Laksanakan kegiatan sesuai SOP untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Utamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas, tetap tegas namun humanis dan jangan bersikap arogan terhadap masyarakat,” tegasnya.
Menurut Mursal, ketegasan aparat harus tetap disertai pendekatan humanis sehingga kegiatan patroli dan razia dapat berjalan aman serta tidak menimbulkan persoalan baru.
Patroli show of force juga dilakukan sebagai upaya memperlihatkan kehadiran polisi di ruang publik. Mobilitas personel di sejumlah kawasan diharapkan dapat mencegah dan mempersempit ruang bagi terjadinya gangguan keamanan.
KRYD Berakhir Tengah Malam
Setelah seluruh rangkaian patroli dan razia selesai, personel kembali berkumpul untuk mengikuti apel konsolidasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Pagaralam.
Apel tersebut diikuti para pejabat utama, personel Polres Pagaralam serta anggota Satpol PP.
Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 00.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi dilaporkan berjalan aman dan kondusif.
Polres Pagaralam menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada waktu malam ketika aktivitas warga masih berlangsung.
Patroli, razia, imbauan dan kehadiran personel di sejumlah titik menjadi rangkaian pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Pagaralam.
(**)











