Akses PDAM Sulit Masuk Perumahan Jadi Perhatian Walikota

Walikota Palembang H Harnojoyo

Palembang, Sumselupdate.com – Keluhan masyarakat Kota Palembang tentang sulitnya akses air bersih PDAM Tirta Musi terutama di kawasan perumahan, telah disampaikan Pengembang Indonesia Sumatera Selatan kepada Walikota Palembang.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Palembang Harnojoyo, Rabu (20/1/2021). Ia mengakui jika masih banyak masyarakat Kota Palembang yang kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan, belasan ribu daftar tunggu di PDAM yang harus diselesaikan tahun ini.

Bacaan Lainnya

“Selain berdiskusi soal pembangunan satu kecamatan satu hektar, keluhan distribusi air ke perumahan yang banyak belum dilakukan, terutama perumahan di pinggiran kota,” katanya.

Harnojoyo mengatakan, produksi air PDAM masih belum mencukupi, maka saat ini tengah meningkatkan produksi air dan ditargetkan 2022 menambah kapasitas air dengan pembangunan intake yang dilakukan. Terutama dengan pendapatan PDAM di 2020 yang mencapai Rp100 miliar, diharapkan akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan dibangunnya intake dengan ratusan liter perdetik di Karang Anyar, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air saat ini,” katanya.

Sebelumnya Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, saat ini daftar tunggu pelanggan baru 15 ribu KK. Pihaknya tidak bisa memastikan berapa lama masa tunggu waiting list.

“Ditarget 2021 ini bisa mulai menyelesaikan daftar tunggu 15 ribu KK. Mereka ini paling banyak di perumahan kawasan Gandus, Tanjung Barangan, Sako, Sukarame,” katanya.

Untuk sekarang, lanjutnya, produksi air masih 4000 liter perdetik untuk total 293.874 sambungan Rumah (SR), masih minus 385 liter perdetik.

“Saat ini sedang melakukan pengembangan untuk produksi air 500 liter perdetik di Karang Anyar, nantinya ini akan menambah kapasitas untuk mencukupi kebutuhan pelanggan,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.