Palembang, Sumselupdate.com – Terkait viralnya aksi begal sepeda motor menggunakan mobil, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono menegaskan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi pelaku kejahatan jalanan tersebut.
“Kita membenarkan, modus dari komplotan pelaku begal itu yakni pakai kendaraan roda empat, memepet korbannya, lalu mengancam pakai senjata tajam, sehingga korbannya kabur, dan para pelaku leluasa mengambil sepeda motor korban,” ungkap Kombes Pol Harryo saat diwawancarai wartawan, pada Senin (3/3/2025) sore.
Beruntung dalam peristiwa begal itu, lanjut para korbannya tidak dilukai oleh para pelaku begal.
“Ada empat Laporan Polisi (LP) yang kami terima dan sudah kami identifikasi dan menunjukkan ke satu titik orang yang kita curigai sebagai pelakunya,” terang Kapolrestabes Palembang.
Masih kata Kombes Pol Harryo, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengungkap pelaku begal yang meresahkan warga Kota Palembang khususnya pengendara sepeda motor.
“Kita menunggu waktu saja, intinya identitas pelaku sudah kita dapatkan. Harapan kita dari rekan-rekan dan warga Kota Palembang, Do’akan dalam waktu dekat ini pelaku begal berhasil kita ungkap,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini beredar rekaman CCTV yang diduga menunjukkan aksi begal, di mana para pelakunya mengendarai mobil dalam mencari calon korban.
Modusnya pelaku komplotan begal ini mengincar pengendara sepeda motor yang seorang diri.
Paling teranyar dialami driver ojek online ini terjadi di kawasan Talang Kepuh, Kecamatan Gandus Palembang, pada Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Diketahui jika korban driver Shopee food bernama Ahmad Syahrial (31), warga Jalan Mayor Zen, Lorong Tanah Abang, Kecamatan Kalidoni Palembang.
Ahmad harus kehilangan sepeda motor Honda Beat nopol BG 3625 AEK dan satu dus mie instan usai dirampas oleh tiga orang pelaku begal yang turun dari sebuah mobil warna putih.
Ahmad menceritakan kronologis peristiwa begal yang menimpanya, berawal ia hendak mengantar pesanan pelanggannya berupa 3 dus mie ke kawasan Talang Kelapa.
Untuk menuju ke kawasan Talang Kelapa, korban mengambil jalan Talang Kepuh. Nah, di lokasi tersebut, kendaraan roda dua korban mendadak dipepet mobil putih yang datang dari belakang.
“Dia langsung mepet ke arah depan, turun tiga orang Kak. Dua pakai celurit dan pisau dapur, satu orang lagi sebagai sopir mobilnya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, pada Minggu (2/3/2025).
Korban yang ketakutan lantaran ditodong senjata tajam lebih memilih menyerahkan sepeda motornya dan mengikhlaskan barang bawaannyaa.
“Dua dus lagi terjatuh di lokasi kejadian, selain itu pisau yang digunakan salah satu pelaku tertinggal juga. Saya sudah hubungi customer setelah kejadian itu kalau saya kena begal,” katanya.
Ahmad tak begitu ingat jenis atau merk mobil pelaku begal, namun mobil tersebut berwarna putih.
“Tidak sempat pegang HP kak buat foto mobilnya karena syok. Tapi mobilnya warna putih, pelakunya 4 orang usia sekitar 30 tahun dan ada yang 40 tahun,” tuturnya.
Ahmad mengaku sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gandus setelah kejadian. Serta menyerahkan pisau yang tertinggal di lokasi kejadian agar bisa menjadi petunjuk polisi.
“Sudah lapor ke Polsek Gandus di hari itulah. Pisau sudah saya kasih ke polisi, cuma paket mie dipulangkan lagi ke penjual,” tutupnya.











