SIRA Desak Kejati Sumsel Usut Tuntas Sampai ke Akar Kasus Dugaan Korupsi Semen Rugikan Negara Rp74 Miliar

Writer: - Rabu, 24 Juni 2026
Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Aktivis antikorupsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tata kelola pendistribusian semen periode 2018–2022.

Perkara ini diduga melibatkan pihak distributor swasta, PT KMM, dan BUMN PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp74,3 miliar.

Read More

Desakan tersebut ditegaskan oleh Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi Iqbal, saat diwawancarai awak media pada Rabu (24/6/2026).

“Kami meminta Kejati Sumsel membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya tanpa tebang pilih. Kerugian negara senilai Rp74 miliar ini sangat fantastis dan merugikan hajat hidup orang banyak, khususnya ekosistem bisnis daerah,” ujar Sandi.

Sandi menambahkan, SIRA akan mengawal ketat perkembangan penyidikan hingga perkara ini bergulir ke meja hijau di Pengadilan Tipikor Palembang. Ia juga mendorong penyidik untuk segera melacak dan menyita aset-aset milik para tersangka demi memulihkan kerugian keuangan negara.

Sebelumnya JPU Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, resmi melimpahkan berkas perkara beserta surat dakwaan tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pendistribusian semen di Provinsi Sumatera Selatan oleh distributor PT Kapuas Musi Madelin (PT KMM) ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang.

Baca juga : Diduga Dendam Lama, Buruh Harian Lepas di Palembang Disiram Air Keras dan Diancam Pisau Oleh Tetangga

Ketiga tersangka tersebut yakni M Jamil (MJ), mantan Direktur Pemasaran dan Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Dede Parasade (DP), mantan Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, serta Djie A Lie Alianto (DJ) selaku Direktur PT KMM.

Ketiganya diduga terlibat dalam perkara korupsi kegiatan pendistribusian semen yang menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai sekitar Rp74,37 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr Ketut Sumedana, membenarkan bahwa perkara tersebut telah dilimpahkan ke pengadilan.

“Untuk kasus Semen sudah dilimpahkan ke pengadilan. Tinggal menunggu jadwal sidang saja,” ujar Ketut Sumedana, saat diwawancarai usai rilis Kamis (19/6/2026).

Sebelumnya, tim penyidik Kejati Sumsel kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka, yakni MJ dan DP, pada Kamis (19/2/2026). Sementara tersangka DJ lebih dahulu ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka bersama dua lainnya pada 9 Februari 2026.

Baca juga : SIRA dan PST Tunaikan Nazar Potong Sapi Usai KPK Tangkap Bupati Muaraenim Edison

MJ diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Semen Baturaja (Persero) Tbk periode April 2017 hingga April 2019, kemudian menjabat Direktur Keuangan pada April 2019 hingga Maret 2022. Sedangkan DP menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk periode April 2017 hingga Mei 2019.

Kedua tersangka ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang, terhitung sejak 19 Februari hingga 10 Maret 2026.

Dalam proses penyidikan, Kejati Sumsel telah memeriksa sebanyak 34 orang saksi. Penyidik menduga perkara tersebut bermula dari kesepakatan antara MJ, DP, dan DJ untuk menjadikan PT KMM sebagai distributor semen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Menurut Kajati Sumsel, MJ diduga memerintahkan penerbitan surat dukungan kepada PT KMM untuk memperoleh proyek Tol Pematang Panggang–Kayu Agung (PPKA) milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang akan digunakan sebagai jaringan distribusi semen curah.

Selain itu, DP yang juga menjabat Komisaris PT Baturaja Multi Usaha (BMU), anak perusahaan PT Semen Baturaja, diduga berupaya memindahkan operasional PT BMU ke wilayah Lampung sehingga jaringan distribusi semen zak dan gudang dapat dialihkan kepada PT KMM. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts