Palembang, sumselupdate.com – Dua remaja yang hendak melakukan tawuran diamankan unit Reskrim Polsek Plaju Palembang, bersama barang bukti senjata tajam (Sajam) jenis celurit dan pedang, di jalan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang, pada Kamis (7/12/2023).
Kedua pelaku yakni, Panji (20) warga Jalan Sabar Jaya, Kecamatan Mariana, Kabupaten Banyuasin, dan EM (16) warga Jalan Ki Anwar Mangku, Kelurahan Sentosa, Kecamatan SU II Palembang.
Kapolsek Plaju Palembang, Iptu Hendri Permana, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Husin, mengatakan kedua pelaku diamankan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat melalui aplikasi Bantuan Polisi (Banpol) telah terjadi aksi tawuran di wilayah hukum Polsek Plaju.
“Menerima laporan tersebut, unit Opsnal Polsek Plaju yang sedang melakukan hunting langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan benar anggota kita melihat sekelompok pemuda yang bersiap hendak menyerang kelompok lainnya,” jelas Iptu Hendri, pada Jumat (8/12/2023).
Ketika melihat sekelompok pemuda bersiap untuk tawuran, lanjut Iptu Hendri, anggota langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam.
Baca juga : Viral, Seorang Remaja Terkapar Alami Luka Serius Diduga Korban Tawuran
“Salah satunya masih anak dibawah umur inisial EM (16), dan Panji (20). dari keduanya diamankan pedang dan celurit, keduanya mengakui Sajam tersebut sengaja di bawa untuk menyerang musuhnya dengan tujuan untuk melukai,” terangnya.
Lanjut Iptu Hendri Permana menerangkan bahwa, motif tawuran sendiri mereka saling tantang dan streaming di media sosial (medsos) untuk melakukan tawuran.
Baca juga : Lima dari 17 Pelajar Tawuran di Palembang Ditetapkan Tersangka
“Satu pelaku ini merupakan warga perbatasan di Kecamatan Plaju dan satu lagi dari Kabupaten Banyuasin. Jadi mereka antar kelompok dari kedua pelaku ini melakukan aksinya tersebut di wilayah hukum Polsek Plaju,” tutupnya.
Sementara itu, pelaku Panji mengaku dirinya dari kelompok Mariana hendak melawan musuh dari wilayah Kedukan Plaju.
“Kami berjumlah 15 orang berjalan kaki ke TKP, saya hanya diajak saja pak, sudah ikut tawuran tiga kali,” pungkasnya singkat. (**)











