Sadis!!! Warga Kertapati Palembang Dibunuh di Rumahnya, Korban Ditusuk Dua Orang di Ruang Tamu

Rabu, 28 Oktober 2020
TEWAS---Korban Fran yang tewas usai ditusuk dibawa ke RS Bari Palembang, Rabu (28/10/2020).

Laporan: Haris Widodo

Palembang,Sumselupdate.com – Fran (22), warga Jalan Meranti Sungai Buayo, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), harus meregang nyawa usai ditusuk dua orang tidak dikenal (OTD), Rabu (28/10/2020).

Read More

Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka bacok bagian dada kiri serta telapak tangan sebelah kiri yang dilakukan oleh dua pelaku.

Korban meninggal dunia di tempat kejadian dan saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bari Palembang untuk kepentingan visum.

Sementara kedua pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian setempat. Kasus ini sendiri masih dalam penyelidikan petugas. Namun diduga kuat pembunuhan sadis ini berlatar belakang dendam.

Seorang warga setempat menuturkan kasus pembunuhan sadisi itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB pagi tadi. Sebelum nyawanya dihabisi pelaku, korban sempat lari ke dalam rumahnya.

Korban saat itu sempat meminta tolong. Namun kondisi kediamannya ketika itu lengang. Meski sudah masuk rumah, kedua pelaku tetap nekat mengejar.

Menurut saksi mata tersebut, korban sempat lari dari pintu depan ke pintu belakang. “Korban masuk ke rumah, langsung berteriak minta tolong dan lari ketakutan dikejar kedua pelaku,” jelas warga tersebut yang enggan namanya ditulis.

Sampai di ruang tamu rumah, korban berhasil ditangkap kedua pelaku. Tanpa ampun korban ditusuk perut dan di bagian dada kiri serta telapak kirinya.

“Setelah korban tidak berdaya, kedua pelaku langsung melarikan diri lewat pintu depan,” katanya.

Sementara itu, petugas Inafis Polrestabes Palembang pimpinan Kanit Indent Ipda Agus Wijaya meluncur ke lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Kertapati Iptu Irwan Sidik membenarkan adanya kejadian tersebut dan diduga kasus pembunuhan sadis ini bermotifkan dendam.

“Hingga saat ini pelaku sedang kita buru dan indetitas pelaku berjumlah dua orang sudah kita kantungi. Kita juga tidak segan memberikan tindakan terukur, jika pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap,” tegasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts