Palembang, Sumselupdate.com -Untuk meningkatkan kualitas Kopi yang ada di Sumsel, Pemprov Sumatera Selatan berencana akan membangun tiga demplot atau kebun percontohan. Yang mana, di demplot tersebut pengelolaan tanaman kopinya bakal dibuat secara modern.
“Nantinya akan dibuat demplot yang pengelolaan tanaman kopi mulai dari bibit, penanaman, pemeliharaan dan pengolahannya dilakukan secara modern,” ungkap Staf Khusus Gubernur Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Eko Agus Sugianto, Sabtu (19/01/2019).
Menurutnya, apalagi potensi kopi di Sumsel sangat besar untuk dikembangkan. Mengingat luas lahan yang mencapai 250.172 hektar produksi biji kopi mencapai 110.481 ton. Namun, produksi tanaman kopi Sumsel masih belum maksimal jika dibandingkan dengan Lampung.
“Provinsi Lampung dengan luas areal sekitar 164 ribu bisa memproduksi tanaman kopi setara dengan Sumsel yakni sekitar 110 ribu ton,” tuturnya.
Ia menjelaskan, produksi kopi sebesar itu harusnya bisa membuat kopi Sumsel bisa dikenal luas. Namun, karena kualitas produksi yang kurang baik, kopi Sumsel masih kalah dengan kopi dari daerah lain seperti Aceh, Bali, Toraja dan Lampung.
“Padahal dari sisi kuantitas, produksi kopi di daerah tersebut masih lebih sedikit jika dibandingkan Sumsel. Kedepan akan ada pembinaan serta bantuan bagi petani untuk pengembangan kualitas tanaman kopi,” jelasnya.
Untuk rencana awal, katanya, pemerintah bakal membuat tiga demplot yang dikerjasamakan dengan kelompok tani di kawasan Kabupaten Lahat. Lalu, bakal dibangun kembali di enam kabupaten penghasil lainnya seperti Kabupaten Muara Enim, Empat Lawang, Mura, OKU, OKUS, dan Pagaralam.
“Kebun percontohan ini memberikan gambaran bagi petani bagaimana mengelola kebun kopi yang baik,” tutup dia. (pra)











