Baturaja, Sumselupdate.com – Kabar kurang sedap berhembus dari kalangan para atlet OKU, khususnya peraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XI di Kota Palembang beberapa waktu lalu. Reward yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten OKU berupa uang ditunda.
Apa sebabnya? diketahui lantaran dikabarkan para atlet yang telah mengharumkan nama kabupaten OKU itu jumlahnya melebihi yang telah diajukan pada pengesahan APBD 2018 yang baru disahkan eksekutif dan legislatif belum lama ini.
“Informasinya begitu, karena yang mendapat medali melebihi target, sehingga ditunda,” ucap sumber yang enggan namanya disebut.
Diketahui pada Porprov Sumsel 2017, OKU berada di posisi ketujuh dengan memperoleh 81 medali. Rinciannya 25 emas, 25 perak dan 31 perunggu. Dari 22 cabor yang diikuti, hanya 14 cabor yang sukses meraih medali, sedangkan delapan cabor pulang dengan tangan hampa.
Seperti diketahui sebelumnya ketua KONI OKU Edi Jaya Saleh mengaku jika perolehan medali melebihi target yang telah ditetapkan. “Target kita 20 emas, tapi nyatanya Alhamdulillah 25 emas bisa diraih,” ucap Edi belum lama ini.
Edi juga membenarkan semua atlet yang berhasil mendapat medali akan mendapat penghargaan (reward) berupa uang pembinaan.
Namun Edi belum bisa berapa besaran dana yang akan diterima atlit yang meraih medali emas, perak dan perunggu. “Lalu besarnya belum tahu saya. Silakan saja tanya ke Dispora mereka yang mengajukan,” terang Edi.
Sementara itu , Kadin Dispora OKU Topan belum bisa dikonfirmasi terkait pembatalan atau penundaan tewas itu. (wid)











