Kunjungi Banyuwangi, Pemkab Muratara Belajar Tuntaskan Kemiskinan

Senin, 25 September 2017

Muratara, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang menargetkan keluar dari label tertinggal.

Hal tersebut terlihat dari antusias dan semangatnya jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Muratara yang dipimpin langsung Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Sekda H Abdullah Maktjik saat berkunjung ke Pemkab Banyuwangi guna belajar bagaimana Banyuwangi menuntaskan angka kemiskinan.

Read More

Dalam sambutannya, Bupati Banyuwangi Provinsi Jatim, Abdullah Azwar Anas yang diwakili oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerjanya.

Yusuf Widyatmoko menjelaskan, Luas Banyuwangi yakni 5782,50 Km. Dengan jumlah penduduk sebanyak 1.594.083 jiwa tersebar di 25 Kecamatan dan 217 desa, kelurahan. “Sebelum 2010 hingga saat ini untuk angka kemiskinan sebesar 20,9 persen menjadi 8,7 persen, atau menurun 11 persen, “kata Yusuf Widyatmoko.

Untuk masyarakat juga dalam hal  kesejahteraan mengalami peningkatan, sebelumnya 20,8 juta/orang per tahun menjadi 41,467 juta/orang per tahun. Hasil tersebut terwujud atas adanya sinergitas antar OPD dan desa mandiri, khususnya pemuda yang kreatif dengan banyak melakukan kegiatan di luar Kabupaten.

“Yang paling menunjang turunnya kemiskinan yakni adanya even seperti festival-festival, Sehingga perekonomian mereka meningkat. Tahun ini saja ada 72 kegiatan festival yang baik tingkat nasional maupun internasional yang diikuti oleh mancanegara, bahkan terdekat akan dilakukan balap sepeda yang diikuti 40 negara,” terangnya.

Selain budaya untuk keagamaan. Seperti Festival Sholawat dan Festival 1000 Anak Yatim. “Mudah mudahan bisa saling belajar, kami juga perlu belajar kepada Kabupaten Muratara,” imbuhnya.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima dan bangga atas penyambutan dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Banyak rombongan yang kami bawa untuk belajar ke sini, sebenarnya semua kepala OPD mau ikut, tapi yang ada relevan saja yang diikutsertakan. Memang kami ke sini mau belajar, bagaimana Banyuwangi mendapat prestasi, khususnya penurunan angka kemiskinan,” kata Syarif Hidayat.

Ditambahkannya, Kabupaten Muratara yang tanggal 11 Juni 2017 lalu merayakan HUT Ke-IV tahun. Dihadapkan dengan label desa tertinggal sesuai dengan keputusan presiden.

Kabupaten Muratara hanya 7 kecamatan, dengan potensi SDA yang luar biasa, tapi tentunya harus ditopang dengan SDM yang andal dan program tepat sasaran.

“Selain prestasi penurunan angka kemiskinan,  ada prestasi lain yang perlu Kabupaten Muratara mempelajari dari Kabupaten Banyuwangi diantaranya yang kami catat, nilai kerja terbaik dalam pengelola keuangan tingkat nasional dan role model pelayanan publik yang semuanya perlu kami pelajari,” sebutnya.

Dalam mewujudkan Visi misi Pemkab Muratara yakni mewujudkan Kabupaten Muratara yang Makmur Aman Cerdas dan Bermartabat selain pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi prioritas, pihaknya juga melakukan pembangunan non fisik dalam hal keagamaan.

“Kami masih memprioritaskan pembangunan daerah sesuai sekala prioritas, tapi perlu juga keseimbangan  untuk pembangunan non fisik berupa mental agama dengan mengirimkan  ribuan santri dan santriwati untuk menjadi Tahfiz Qur’an, Mudah-mudahan Muratara bisa mengikuti jejak Kabupaten Banyuwangi bahkan kalau bisa kedepannya bisa sama,” harap Syarif.

Terpisah Sekda Kabupaten Muratara, H Abdullah Maktjik mengatakan kunjungan kerja yang sudah dijadwalkan sejak dua bulan lalu, diharapkan dapat memberikan hasil yang diharapkan sebagaimana tujuan Pemkab Muratara untuk menghapuskan daerah tertinggal.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapatkan jajaran OPD yang belajar di Kabupaten Banyuwangi bermanfaat dalam mengejar ketertinggalan daerah kita,” imbuhnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts