Baturaja, Sumselupdate.com -Sebelum ditertibkan sore ini, puluhan pedagang di kawasan Jalan Warsito, Pasar Atas Baturaja mendatangi kantor DPRD OKU. Mereka mengadu dan mengeluh rencana pembongkaran lapak dagangan oleh pemerintah daerah (Pemda) OKU.
“Jika Perda ditegakkan, jangan tebang pilih. Di mana ada pembangunan di atas siring semua dirobohkan. Banyak bangunan di atas siring,” kata salah satu perwakilan pedagang, Wahyu Hidayat Senin (4/9/2017).
Menurutnya, pemerintah sudah sejak 2008 lalu janji membangunkan tempat untuk pedagang. Tapi, sampai 2015 tidak ada realisasi. “Akhirnya kepala pasar, Bulmi membuat inisiatif memanggil kami untuk membuat los, dananya swadaya,” sambungnya.
Dikatakanya, pihaknya juga meminta solusi kios baru diberikan untuk pedagang ,”Ada sekitar 60 lebih pedagang kami minta pemindahan tanpa biaya dan ada perjanjian di atas putih,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan pedagang lainnya, Nurmala Dewi. Lapak yang ditempatinya merupakan inisiatif PD Pasar. Tempat tersebut dibayarnya secara tunai.
“Tiba-tiba Agustus ini, ada surat dari PolPP bahwa tempat itu dibongkar. Jadi kami resah. Kami minta solusi terbaik. Kami minta sekuruhnya rasakan sakit kami,” ujar Nurmala Dewi.
Anggota DPRD OKU, Yudi Purna Nugraha mengatakan pihaknya sifatnya hanya memediasi. Antara pedagang dengan pihak terkait. “Kami tidak bisa melakukan action. Hanya bisa memediasi,” ujar Yudi. (wid)











