Palembang, Sumselupdate.com – Husni Tamrin alias Alfin (33) menjadi sasaran amuk massa setelah kedapatan melakukan aksi copet di dalam bus kota jurusan Kertapati-KM 12 yang ditumpanginya, Rabu (2/8/2017).
Beruntung bagi Husni, saat dirinya sedang diamuk massa oleh warga sekitar. Anggota Satres Narkoba Polresta Palembang melintas dan langsung mengamankannya.
Namun, saat akan diamankan, pelaku berusaha melawan petugas melarikan diri, meski sudah diberikan tembakan ke udara sebanyak tiga kali, namun tidak dihairaukna oleh pelaku dan dengan tegas petugas terpaksa memberikan tembakan terukur dan terarah kepada pelaku sebanyak dua butir di kaki kiri dan kanan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, petugas mengelandang pelaku ke Mapolresta Palembang beserta barang buktinya berupa tas berisi uang sebesar Rp500 ribu dan sebuah silet.
Dari data yang dihimpun, pelaku mencopet korban Fauzah (22) saat sedang berada di dalam bus kota. Tiba-tiba pelaku langsung mendekati korban.
“Saya naik bus dari depan Cinde, ketika saya naik, dia (Husni) langsung pindah dan duduk di belakang saya,” terangnya saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. Rabu (2/8/2018).
Dirinya mengetahui tasnya sudah sobek saat akan turun di kawasan seberang Ulu. “Ketika saya mau turun, saya memindahkan tas dari belakang ke depan, pas saya lihat ternyata tas saya sudah sobek dan dompet saya sudah tidak ada,” jelasnya.
Saat itu dirinya langsung mengarah ke pelaku yang sebelumnya duduk di belakangnnya. “Saya spontan teriak copet dan warga langsung menangkap, kebetulan ada petugas yang lewat,” korban.
Sedangkan tersangka Husni Tahmrin mengatakan kalau dirinya tidak melakukan aksi copet. “Tasnya terbuka, terus saya ambil saja dan saya tidak meyobeknya,” kilahnya sambil menahan rasa sakit akibat ditembak petugas.
Dilanjutkannya, kalau dirinya naik dari KM 12 hendak pulang kerumahnya. “Saya dari tempat kakak kandung saya baru nikahan di Sembawa,” ujarnya.
Diketahui, pelaku merupakan resedivis kabuhan sejak tahun 2010 hingga sekarang, “ Sudah sering saya melakuaknnya dan pernah ditangkap di Polsek Sako,” terangnya.
Sementara, Kasat Satres Narkoba Polresta Palembang Kompol Achmad Akbar membenarkan kalau anggotanya berhasil mengamankan satu pelaku copet yang berlari dari dalam bus kota. “Anggota sedang melakukan giat patroli dan berhasil mengamankan pelaku.” terangnya.
Namun, saat akan ditagkap pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Meskipun sudah diberikan tembakan ke udara sebanyak tiga kali, akan tetapi tembakan tersebut tidak dihiraukan oleh pelaku.
“Demi keselamatan umum, dengan terpaksa pelaku kita lumpuhkan dan saat ini pelaku kita serahkan ke Satreskrim Polresta Palembang untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya. (tra)











