Ruang Terbuka Hijau di Kota Baturaja Banyak Beralih Fungsi

Jumat, 27 Mei 2016
Direktur LP3L Yunizir Djakfar (duduk)

Baturaja, Sumselupdate.com – Beberapa tempat yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau di Kota Baturaja telah beralih fungsinya. Hal itu menjadi sorotan dan sangat disayangkan pemerhati lingkungan LP3L Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pasalnya menurut, Direktur LP3L OKU, Yunizir, ruang terbuka hijau keberadaannya minim dan seakan lenyap atau hilang tergerus pembangunan, seperti Pasar Baru dan Atas.

Read More

“Seharusnya di sana ada ruang terbuka hijau. Sekarang ini tak nampak lagi. Ruang terbuka hijau ini hilang tergerus pengembangan pembangunan pasar,” kata Yunizir saat dibincangi, Jumat (27/5).

Yunizis mengingatkan. Kondisi sekarang ini bisa diketahui bersama. Misalnya di pasar-pasar yang ada di dalam kota Baturaja. Kondisi ruang terbuka hijaunya sangat memprihatinkan.

Hal ini kata dia, terbukti minimnya pohon-pohon rindang di sana.

Yunizir menilai pengembangan pasar sekarang ini terkesan asal bangun. Sebab dinilainya tidak sesuai lagi dengan tujuan awal.

Dahulu ceritanya, waktu Pasar Induk Batu Kuning dibangun, para pedagang di Pasar Atas dan Pasar Baru di Baturaja di pindah ke sana. Bukan mudah saat itu, bahkan. Seingatnya kata Yunizir sempat terjadi ketegangan.

“Mengapa sekarang ini malah pengembangan Pasar Baru dan Pasar Atas dilakukan lagi. Sementara Pasar Induk Batu Kuning kita tahu sendiri keadaannya sekarang bagaimana. Ini kan sama saja menjilat ludah sendiri,”sindir mantan Dekan Fisip Unbara ini. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts