Sambut Ramadhan, Ribuan Warga Arab Palembang Gelar Ziarah Kubro

Jumat, 27 Mei 2016
Ribuan warga Palembang dan keturunan Arab hingga dari manca negara antusias mengikuti rangkaian tradisi menyammbut bulan suci Ramadhan dengan melakukan ziarah Kubro, Jumat (27/5) siang.

Palembang, Sumselupdate.com – Ribuan warga Palembang dan keturunan Arab hingga dari manca negara antusias mengikuti  rangkaian tradisi menyammbut bulan suci Ramadhan dengan  melakukan ziarah Kubro.

Dalam tradisi ini, ribuan warga Arab ini menyenandungkan asma Allah dan melakukan doa bersama di makam para Habib dan Aulia.

Read More

Umat islam baik dalam negeri maupun manca negara seperti Arab Saudi, Yaman, Malaysia, dan Singapura melaksanakan arak-arakan, Jumat (27/5) siang menyusuri Jalan M Isa 8 Ilir Palembang menuju pemakaman Al Habib Ahmad bin Syeikh Shahab atau yang lebih dikenal pemakaman Gubah Duku.

Arak-arakan tersebut membawa umbul-umbul bertuliskan kalimat tauhid dimaksudkan agar umat islam mengikuti jejak perjalanan para ulama dan auliya dalam mengembangkan agama islam.

Seperti diketahui Alhabib Ahmad bin Syeikh Shahab dikenal sebagai ulama yang gigih memperjuangkan agama islam di Kota Palembang pada sekitar 1300 hijriah, termasuk pengembangan sejumlah masjid di Palembang, seperti Masjid Agung, Jamik Muntok di Bangka Belitung, dan juga Masjid Darul Muttaqin di Jalan M Isa Palembang.

Ketua Pelaksana Abdullah Syukri bin Idrus Al Shahab  mengatakan, ziarah ini telah dilakukan sejak tahun 1970 dan sudah menjadi tradisi dilaksanakan setiap tahunnya.

“Ziarah ini telah dilakukan sejak tahun 1970 jadi kapasistas semakin besar jadi kita libatkan segala unsur pemerintah aparat dan lainnya untuk bisa berkiprah dalam tradisi ini,” katanya.

Sementara itu, sejumlah warga pun juga antusias dengan tradisi ziarah Kubro, selain untuk mengingatkan warga pada perjuangan para ulama dan aulia, juga sebagai bentuk penyambutan terhadap datangnya bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ziarah Kubro ulama dan Aulia Palembang Darussalam akan berlanjut hingga hari Minggu mendatang.

“Wujud rasa cinta dengan alim ulama yang banyak jasa bagi bangsa ini terutama penyebaran agama islam di Sumatera Selatan dan mereka ini tidak perlu diragukan keilmuan,” kata Ahmad Rivai, seorang peziarah. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts