Bobol Kartu ATM Majikan, Wardani Minggat Ke Jawa

Selasa, 3 Januari 2017
Tersangka Wardani (baju kaos merah) diperiksa intensif petugas penyidik Satuan Reskrim Polres Kota Lubuklinggau.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Kepercayaan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Jika tidak benar memegang amanah tersebut, maka ganjaran setimpal pasti berlaku kapan saja.

Adalah Wardani Ratu Mulyo (32), warga Jalan Taruna, RT 04, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II harus merasakan dinginnya ubin jeruji besi Mapolres Kota Lubuklinggau karena mebobol uang dalam kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik majikannya, M Ariansyah (29) sehingga mengalami kerugian Rp 12.250.000.

Read More

Tersangka berstatus pengangguran ini ditangkap petugas‎ sekitar pukul 19.00 WIB (24/12/2016) saat pulang kembali ke Kota Lubuklinggau dari pelariannya ke Pulau Jawa.

“Tersangka Mardani dan barang bukti ATM milik korban M Ariansyah serta buku dan ATM milik tersangka juga diamankan untuk proses selanjutnya,” ujar Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin, Rabu (3/1/2017).

Dijelaskannya, tindak kejahatan itu dilakukan tersangka Wardani sekira pukul 10.00 WIB, (10/12/2017). Bermula dia ikut ibunya bekerja dirumah korban Ariansyah di Jalan Jati Wangi, RT 05, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.‎

Saat itu tersangka melihat dompet milik korban tergeletak diatas meja rias, sedangkan korban pulas tidur dalam kondisi sakit kaki.

Tersangka Wardani tidak melewatkan kesempatan emas tersebut. Secepat kilat dia langsung membuka dompet korban dan menarik ATM yang tersimpan didalamnya. ‎ Kemudian langsung pergi ke mesin ATM yang ada di RS Siti Aisyah menarik uang tunai Rp 2.250.000. Selanjutnya mentransfer uang sbesar Rp.10.000.000 juta ke rekening bank miliknya.

Tak sampai di situ, tersangka Murdani pergi ke ATM di salah satu mini market dekat SPBU Margamulya untuk tarik tunai uang sebesar Rp.10.000.000 yang ‎ditransfernya dari ATM milik korban Ariansyah. Aksi tersangka terbilang mulus karena dia bisa mengembalikan kartu ATM ke dalam dompet tanpa diketahui korban karena sedang tidur pulas.

Korban baru mengetahui uang dalam ATM nya raib sekitar dua hari berikutnya ketika hendak mengambil uang. “Tersangka langsung melarikan diri ke Jawa, ketika pulang ke Lubuklinggau langsun‎g kami amankan,” pungkasnya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts