82 Pedagang Bakal Tempati Lapak di Kawasan Wiasata Kuliner Muaraenim

Kawasan Wisata Kuliner Muaraenim.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Muaraenim akan menyulap Jalan Sudirman Muaraenim, dari Tugu Pahlawan hingga depan Satlantas Muaraenim menjadi kawasan wisata kuliner. Sepanjang jalan itu nantinya akan menghadirkan berbagai jajanan khas nusantara. Rencananya kawasan wisata kuliner tersebut akan digelar setiap hari mulai jam 4 sore sampai malam hari.

Camat Muaraenim Asarli Manudin menyebut bahwa pihaknya telah mendata sebanyak 82 pedagang yang akan menempati lapak pada Kawasan Wisata Kuliner. Pedagang yang didata, lanjut Asarli ialah mereka yang biasanya menjajahkan dagangan setiap sore di sisi kiri dan kanan jalan Jenderal Sudirman.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah data dan sosialisasikan kepada pedagang yang akan mendapat lapak berupa tenda khusus di Kawasan Wisata Kuliner,” katanya, saat disambangi awak media beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Muaraenim, Ramlan Suryadi, menjelaskan agar kawasan wisata kuliner ini tertata rapi, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 70 tenda seragam yang akan dipasang di kanan dan kiri badan Jalan Sudirman.

“Supaya kawasan wisata kuliner nantinya berjalan sesuai dengan harapan, saat ini kita sedang mematangkan koordinasi dengan Kecamatan Muara Enim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta dinas/intansi terkait lainnya,” ujar Ramlan saat diwawancarai awak media, Senin (26/2/2018).

Disamping wisata kuliner, Ramlan turut berkeinginan diadakan semacam panggung pertunjukan oleh para pemuda kreatif Muaraenim. Dia mengusulkan lokasi panggung pertunjukan menempati gedung eks Puskesmas Muaraenim.

“Tidak dipungkiri nantinya kehadiran kawasan kuliner ini akan mengganggu kendaraan yang melintasi Jalan Sudirman pada sore hingga malam hari. Karena itu, kami berencana menyiapkan skenario pengalihan jalan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Muaraenim, H Riswandar melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Ahmad Junaini, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali ikut rapat membahas arus lalu lintas di Jalan Sudirman tersebut.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dipikirkan bila dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Pertama yaitu harus memikirkan penduduk di sekitar Jalan Sudirman yang memiliki kendaraan roda empat. Kemudian dikhawatirkan sepinya pasar bila ada pengalihan arus lalu lintas, sehingga hal ini akan merugikan pedagang.

“Sebab itu, kita menyarankan agar dilakukan penataan lahan parkir dengan mencari kantung-kantung parkir untuk mobil dan motor,” lanjutnya. (azw)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.