PALI, Sumselupdate.com — Bagi warga Bumi Serepat Serasan yang bingung untuk menghabiskan akhir pekan ataupun menghabiskan sore hari, ada baiknya mencoba berkunjung dan memanjakan mata ke destinasi wisata baru di Desa Raja Jaya, Kecamatan Penukal.
Water Dam, begitulah nama destinasi ini. Sesuai dengan namanya, Water Dam merupakan bendungan air yang terletak di Desa Raja Jaya. Keberadaan bendungan ini sudah ada sejak lama.
Selain sebagai sumber air dan aktifitas masyarakat, sejak dirapikan oleh pemerintah, Water Dam ini kini memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi warga pecinta wahana air.
Setiap hari, destinasi ini selalu ramai dikunjungi warga yang ingin menjajal naik perahu maupun hanya sekedar menghabiskan waktu senggang di sore hari.
Tak perlu repot-repot menemukan destinasi ini, karena letaknya berada di pinggir jalan lintas Sekayu-Belimbing. Pengendara motor yang melintas pun kerap sengaja berhenti sejenak untuk melihat aktivitas di lokasi wisata ini.
“Kalau sore pasti selalu ramai warga kumpul disini, terutama warga di sekitar maupun dari desa tetangga. Meskipun tidak ada wahana yang menjadi andalan disini, tetapi pemandangan dan air yang jernih menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi anak-anak di sini pandai berenang dan ada juga yang menggunakan ban dalam bekas mobil sebagai pelampung,” ujar Sudi Yohan (37) warga sekitar, Sabtu (18/1/2020)
Dijelaskan Sudi, bahwa selain anak-anak mandi, juga ada sejumlah warga yang sengaja membuat tempat duduk untuk menikmati terbenamnya matahari dari sela-sela pepohonan di pinggiran Water Dam yang diperkirakan berukuran kurang lebih 3 KM persegi.
“Ada yang hanya duduk-duduk melihat matahari terbenam, seperti di pinggir pantai, tapi berbedanya disini matahari seolahbersembunyi dibalik pepohonan disekitar water dam,” imbuhnya
Ditempat yang sama, Fitrian (28) salahsatu pengunjung water dam menjelaskan bahwa dirinya pertama sekali mengetahui lokasi tersebut melalui Media Sosial (Medsos) yang melihatkan keasyikan dan keindahan water dam tersebut.
“Melihat di akun medsos, kebetulan mmang tidak jauh dari tempat tinggal jadi langsung datang saja ke sini. Awalnya memang mau lihat-lihat saja, karena memang baru di benahi pemerintah, ujung-ujungnya ikutan nyebur dan renang karena lihat banyak anak-anak loncat-loncatan ke air,” terangnya.
Dirinya yang sudah beberapa kali ke water dam tersebut, berharap ada perhatian lebih lagi dari pemerintah setempat ataupun pemerintah kabupaten agar dapat menjadikan lokasi tersebut menjadi salahsatu destinasi wisata di Kabupaten PALI.
“Harapannya pemerintah dapat menjadikan ini sebagai salahsatu destinasi wisata untuk masyarakat di PALI, apa lagi ini bisa di jadikan pendapatan untuk desa. Tentunya dengan fasilitas yang memadai, seperti lahan parkir, penyediaan wahana bermain perahu kan water dam cukup luas, ataupun kalau yang ingin mandi juga sediakan sewa pelampung dan sebagainya. Juga warung-warung disekitaran water dam, jadi menambah penghasilan warga,” harapnya.
Terpisah Plt. Kepala Disbudpar PALI Effendi, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ada 12 destinasi wisata yang tersebar di lima kecamatan yang ada di kabupaten PALI. Dimana dua diantaranya berada di Kecamatan Penukal, dan salahsatunya adalah Water dam atau Danau Periang Jaya.
“Sudah kita masuk Rencana Induk Pembangunan Kewisataan 2018-2028 objek wisata di PALI, semoga akan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten PALI,” pungkasnya. (adj)











