Waspada, Palembang Kekurangan Stok Obat PMK

Ilustrasi hewan ternak.

Palembang, Sumselupdate.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, semakin merebak. Setelah diberi obat dan karantina, sapi akan sembuh.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti mengatakan, perkembangan kasus PMK saat ini sudah banyak yang sembuh, dan untuk obat stoknya memang terbatas.

“Suspek banyak, tapi dari hasil pemeriksaan kita yang melalui uji lab, ada yang memang positif PMK dan ada juga yang negatif hasilnya,” katanya.

Pemeriksaan dan hasil uji lab positif yang dilakukan beberapa, seperti di Soekarno Hatta ada tiga positif, Keramasan satu positif, di daerah Sako negatif, terakhir di Sako juga ada yang positif tiga.

“Jadi dari lima sampai enam kali pemeriksaan hasil uji lab yang kita lakukan seperti itu hasilnya ada yang positif dan ada juga yang negatif. Sebab untuk Bisa dikatakan PMK itu setelah hasil pemeriksaan uji lab keluar,” katanya.

Sedangkan kaitannya dengan Suspek yang menyerupai PMK banyak, ada sekitar 100 yang menunjukkan gejala tapi itu sudah pulih, dan tingkat kematian tidak ada.

“Masih banyak yang suspek, gejala ada tapi masih ringan,” katanya.

Mengenai Distribusi obat, dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi), stoknya terbatas, untuk penambahan pihaknya juga sedang cari upaya.

“Obat PMK ini berupa penguat imun, anti biotik dan vitamin. Ada Bantuan dari provinsi tidak memadai karena hanya terbatas juga stoknya,” katanya.

Karena itu, pihaknya menyarankan agar dilakukan isolasi bagi yang kena, penyemprotan disinfektan, sangkar harus kering dan bersih.

“Pengalaman petani mereka obat herbal, sapi diberikan air garam dan asem ada yang kasih minyak but-but, dan diberikan telor dan madu dan hasilnya lumayan,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.