Baturaja, Sumselupdate.com -Tampaknya para bandit yang suka melakukan aksi tipu-tipu masih terus beraksi. Seperti yang dialami oleh Ani (25), seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mengaku nyaris tertipu oleh oknum petugas yang mengaku dari sebuah operator seluler.
Menurut Ani kepada wartawan, sehari sebelumnya tepatnya Sabtu (7/1/2017), sekitar pukul 12.00 WIB, tiba-tiba ponselnya berbunyi lantaran ada yang menelpon. Setelah diangkat, si penelpon mengaku sebagai petugas Costumer Service (CS) dari sebuah layanan operator asal Indonesia.
Rupanya, terang Ani, pria yang mengaku sebagai CS operator layanan operator ini awalnya hanya meminta keterangan-keterangan dari Ani untuk keperluan survei pasar. Lantaran tidak curiga, Ani mengaku menjawab semua pertanyaan yang disampaikan. Setelah itu telepon lansung ditutup.
Selang sehari, Senin (8/1/2017), petugas operator tersebut menelpon kembali. Selanjutnya, langsung memberitahukan bahwa dirinya akan mendapatkan hadiah berupa sebuah sepeda motor Honda Vario. Karena Ani disebutkan sebagai salah satu nomer ponsel dari layanan operator Telkomsel yang beruntung.
Mengetahui janji manis tersebut, Ani sempat mengaku curiga dan langsung berupaya mematikan telepon. Namun rupanya sipetugas CS yang mengaku dari Telkomsel dan bernama Ilham Sujana tersebut langsung beraksi layaknya petugas CS yang sebenarnya, dengan mengatakan, bahwa tidak ada unsur penipuan atas janji hadiah sepeda motor tersebut.
Bahkan petugas CS yang bernama Ilham ini meyakinkan tidak akan menerima uang sepeserpun tanda tidak adanya unsur penipuan. Karena merasa percaya tidak ada unsur penipuan, Ani akhirnya menuruti permintaan si Ilham Sudjana yang menghubungi lewat telepon yakni diminta melakukan survei langsung ke salah satu konter pulsa dengan tujuan untuk mengecek harga-harga pulsa operator tersebut yang dijual di Konter.
Setelah menuruti permintaan untuk melakukan survei, buntutnya si penelpon meminta Ani mengisikan pulsa sebesar Rp100 rb ke tiga nomor ponsel yang di SMS-kan ke hp Ani.
“Nah, setelah dia meminta kirim pulsa ini saya langsung sadar kalau ini adalah modus baru penipuan untuk meminta pulsa. Langsung saya matikan hp dan memberitahukan kapada suami saya. Terus oleh suami saya, dia bilang awas itu penipuan,” kata Ani, sambil menahan dongkol dan kesal dengan ulah oknum si penipu.
Ditambahkan Ani, meskpun hanya modus penipuan kelas teri, namun dirinya sangat berharap agar masyarakat lainnya juga dapat waspada dan hati-hati jika mendapatkan telepon dari oknum penipu tersebut.
“Ada lima nomor ponsel yang menhubungi saya, yakni 08121715396, 08125018755, 085145267957, 08121715418, 08125763595, 08124447931,” pungkasnya.
Terpisah, Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan Sik MPP, melalui Paur Subbag Humas, Aiptu I Wayan Sudhana, saat dikonfirmasi kejadian ini langsung menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat selalu waspada akan segala macam bentuk modus penipuan.
Oleh karena itu dirinya berharap, untuk menghindari terjadinya korban penipuan, agar masyarakat segera menghubungi atau melaporkan kepada petugas kepolisian. “Terima kasih atas informasi yang disampaikan, tentunya akan kita selidiki lebih lanjut,” singkatnya. (Yan)











