HUT ke-116 OKU, Bupati Teddy Luncurkan RT Percontohan Pengelolaan Sampah Pertama di Sumsel

Writer: - Kamis, 30 Juli 2026
Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) OKU meninjau proses pengolahan sampah sekaligus meresmikan RT Percontohan Pengelolaan Sampah di RT 21 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Rabu (29/7/2026). Program ini menjadi percontohan pertama di Sumatera Selatan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah meresmikan RT Percontohan Pengelolaan Sampah di RT 21 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Rabu (29/7/2026).

Program tersebut menjadi RT Percontohan Pengelolaan Sampah pertama di Provinsi Sumatera Selatan dan diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat bagi daerah lainnya.

Read More

Peluncuran program yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kabupaten OKU itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten OKU meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Peresmian dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Brigmand, ST., M.Si., Camat Baturaja Timur Doni Heridadi, S.STP., M.Si., unsur TNI-Polri, para lurah se-Kecamatan Baturaja Timur, ketua RT dan RW se-Kelurahan Sukajadi, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) OKU meninjau proses pengolahan sampah sekaligus meresmikan RT Percontohan Pengelolaan Sampah di RT 21 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Rabu (29/7/2026). Program ini menjadi percontohan pertama di Sumatera Selatan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKU melalui Dinas Lingkungan Hidup bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna mempercepat penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Silakan manfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun pemerintah dengan sebaik-baiknya. Sampah rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya, kemudian dapat diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai manfaat sekaligus nilai ekonomi. Semua ini untuk kepentingan bersama,” ujar Teddy.

Ia menjelaskan, di sejumlah daerah pembangunan fasilitas pengelolaan sampah umumnya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Namun, untuk mempercepat perubahan pola pengelolaan sampah di Kabupaten OKU, pemerintah daerah memilih memberikan dukungan berupa fasilitas yang lebih lengkap.

Selain membangun sarana pengolahan sampah, Pemerintah Kabupaten OKU juga menyerahkan satu unit sepeda motor pengangkut sampah kepada Kelurahan Sukajadi. Kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat menunjang proses pengangkutan dan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Teddy berharap RT Percontohan Pengelolaan Sampah tidak hanya menjadi simbol, tetapi berkembang menjadi pusat pembelajaran bagi RT, RW, kelurahan, hingga desa lain di Kabupaten OKU maupun daerah lain di Sumatera Selatan.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap keberadaan fasilitas pengelolaan sampah mampu mengubah pola pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih tertib serta memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Sementara itu, Camat Baturaja Timur Doni Heridadi berharap keberadaan RT Percontohan Pengelolaan Sampah dapat mendorong masyarakat di setiap kelurahan dan desa untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungannya.

“Dengan adanya pengelolaan sampah oleh masyarakat ini, kami berharap Kota Baturaja, khususnya Kecamatan Baturaja Timur, menjadi lebih bersih. Ke depan kami berharap tidak hanya Kelurahan Sukajadi, tetapi seluruh kelurahan dan desa di Kecamatan Baturaja Timur memiliki tempat pengelolaan sampah mandiri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten OKU menargetkan program tersebut menjadi percontohan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts