ITB Gandeng Perusahaan China Kembangkan Robotika Medis, Siapkan Riset AI dan Bedah Jarak Jauh di Indonesia

Writer: - Jumat, 31 Juli 2026
ITB dan Shanghai Microport MedBot (Group) Co., Ltd. menandatangani MoU kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang robotika medis, yang berlangsung di Kampus ITB, di Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/7). (Sumber foto: ITB)

Bandung, Sumselupdate.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi medis asal China, Shanghai Microport MedBot (Group) Co., Ltd., untuk memperkuat penelitian dan pengembangan (litbang) di bidang robotika medis.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Read More

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Lavi Rizki Zuhal, mengatakan kerja sama tersebut mencakup pengembangan berbagai program riset bersama, termasuk inisiasi pembentukan pusat penelitian yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.

Menurutnya, kemitraan ini merupakan bagian dari langkah strategis ITB dalam memperkuat kapasitas riset di bidang teknologi kesehatan, khususnya robotika medis yang diproyeksikan menjadi salah satu teknologi penting dalam layanan kesehatan masa depan.

“Kolaborasi ini sejalan dengan rencana ITB untuk memperkuat pengembangan bidang ilmu dan teknologi kesehatan, termasuk robotika medis. ITB siap mendukung pengembangan riset dan inovasi yang dibutuhkan Indonesia di bidang teknologi medis,” ujar Lavi Rizki Zuhal dalam keterangan resmi.

Kerja sama tersebut juga dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mempercepat pengembangan teknologi kesehatan nasional, termasuk pengembangan sistem bedah robotik.

Melalui kemitraan ini, ITB dan Shanghai Microport MedBot diharapkan mampu memperkuat ekosistem riset kesehatan di Indonesia sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

Shanghai Microport MedBot sendiri merupakan perusahaan teknologi medis yang telah memiliki jaringan bisnis di puluhan negara. Perusahaan tersebut aktif mengembangkan berbagai inovasi robotika bedah dengan menggandeng sejumlah mitra internasional.

Selain robotika bedah, perusahaan juga mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telesurgery atau bedah jarak jauh, hingga pemanfaatan teknologi komunikasi satelit untuk mendukung pelayanan kesehatan modern.

Direktur Shanghai Microport MedBot, Chao He, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan riset sekaligus implementasi teknologi telesurgery di kawasan.

Ia optimistis kolaborasi dengan ITB akan menghasilkan berbagai inovasi baru yang dapat mempercepat adopsi teknologi robotika medis di Indonesia.

“Dengan kekuatan riset dan rekayasa yang dimiliki ITB, kami optimistis kolaborasi ini akan menghasilkan berbagai inovasi di bidang robotika medis,” kata Chao He.

Kemitraan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi teknologi kesehatan di Indonesia melalui pengembangan robotika medis, kecerdasan buatan, dan layanan bedah jarak jauh yang lebih modern dan efisien.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts